Mohon tunggu...
M. ERIK IBRAHIM
M. ERIK IBRAHIM Mohon Tunggu... Freelancer - Mahasiswa Pendidikan Agama Islam - Universitas Islam Sultan Agung

Berbagi tulisan dari pengalaman pribadi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Memotong Pembicaraan

17 September 2022   06:00 Diperbarui: 17 September 2022   06:02 68 12 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi gambar by Pixabay

Pagi ini ku pangku segenggam beban yang harus ku pikul

Riung kedamaian dalam sebakul nasi. Sekelibat penunda lapar. 

Bersyukur.... 

Kendati demikian, pelupuk mata dan hati ini harus senantiasa teduh dalam iringan harapan. 

Tapi tidak...! Memotong pembicaraan,... 

Seketika dahi mengkerut... 

Semangat berkobar bersimpu menjadi letih penuh sabar

Baca juga: Melukis dengan Pena

Waktu dan segenggam percikan khayalan, berdendang ke sana kemari. 

Memotong pembicaraan...? 

Baca juga: Puisi: Setelah Ini

Cuitan yang semula batu berlian, sejenak berganti menjadi batu bara, batu kerikil.. 

Biasa saja.... 

Semarang, 17 September 2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan