Mohon tunggu...
Erenzh Pulalo
Erenzh Pulalo Mohon Tunggu... Musisi - Memanfaatkan Waktu untuk Menulis
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Manfaat waktu untuk menulis

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Pesan Ketua Sub PB PON XX 2021 kepada Event Organizer

25 Agustus 2021   19:12 Diperbarui: 25 Agustus 2021   19:18 629
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto Mathius Awoitauw/Sumber: Ilustrasi Pribadi

Tinggal beberapa saat lagi mata kita akan dimanjakan dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Papua. Walaupun sempat ada pro dan kontra akibat permainkan internal didalam badan pengelola PON namun tetap dilaksanakan.

Walaupun wilayah Papua yang luas dengan memiliki beberapa kabupaten terbaik, namun pergelaran PON ini hanya melibatkan empat kuarter yakni kota Jayapura, kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke.

Dalam pelaksanaan turnamen - turnamen seperti ini sudah tahulah akan banyak permainan atau kecurangan demi kepentingan tertentu. Seperti hanya melibatkan satu suku atau hanya melibatkan kelompok - kelompok tertentu.

Untuk menghilangkan hal - hal negatif tersebut, bupati Jayapura Mathius Awoitauw selaku ketua sub PB PON XX 2021 mengharapkan agar PON lebih banyak melibatkan anak asli Papua agar yang menonton tahu bahwa PON ini dilaksanakan di Papua.

"Saya ingin agar PON ini SDM pendukung sebanyak - banyaknya anak asli Papua supaya kelihatan bahwa ini memang PON di tanah Papua. Bukan ditempat lain. jadi event organizer yang menangani harus perlihatkan betul hal ini". Ujar Mathius Awoitauw.

Banyak contoh nyata pergelaran olahraga diluar negeri bisa dilihat, seperti piala dunia di Afrika Selatan atau Olimpiade Tokyo 2021 sangat nyata. Relawan - relawannya orang asli setempat sehingga menunjukkan hal positif bahwa SDM ditempat tersebut tidak kalah saing dengan negara - negara lainnya.

Itu sebabnya, pergelaran PON XX di Papua ini juga sangat diharapkan para individu yang terlibat langsung dalam pergelaran Pekan Olahraga ini bahkan para relawan harus nampak betul bahwa mereka adalah anak - anak asli Papua, "Hitam Kulit - Keriting Rambut". Bukan kenapa tetapi dengan demikian para penonton dari luar Papua atau luar Indonesia yang menontonnya bisa tahu bahwa pergelaran PON betul - betul di Papua dan ini menambah nilai positif bahwa anak - anak cenderawasih pun bisa melaksanakan suatu kegiatan besar.

Dan juga para petugas atau relawan yang direkrut untuk bekerja harus bekerja secara maksimal dengan menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Jangan sekali - kali mencoreng nama Papua karena suatu kesalahan kecil yang berakibat fatal

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun