Mohon tunggu...
enita esha
enita esha Mohon Tunggu... Lainnya - Pembelajar

Menulis menjadi kegiatan yang menyenangkan. Semoga menginspirasi dan bermanfaat. Karena sebaik2 manusia adalah yang paling bermanfaat untuk sesama.

Selanjutnya

Tutup

Trip Artikel Utama

Bromo, Berbekal Nekat dan Tekat Akhirnya Berangkat

11 Agustus 2021   21:05 Diperbarui: 13 Agustus 2021   14:31 726
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(Foto: Dokumentasi Pribadi)

Pakai celana atau rok yang ga ganggu motor sendiri atau motor pengendara lain. Kalau terlalu lebar ya dijaga biar ga masuk ke roda. Juga dijaga biar ga ganggu motor lain dengan tidak menutupi lampu seinnya. 

Lanjut cerita di sepanjang penjalanan ya.

Niatnya mau lewat Malang jalur Lawang, tapi karena liat GPS udah kelewat akhirnya lewat Malang jalur Tumpang. Oh ya kalau ke Bromo bisa lewat 3 jalur ni. Malang, Pasuruan, Lumajang. 

Dari Malang sendiri ada 2 jalur, lewat Tumpang atau Lawang. Kita lewat jalur Lawang, tapi lewatnya arah mau ke Tumpang terus ambil arah Kemiri-Sugro-Wonokitri. 

Jalannya luar biasa. Tikungan dan Tanjakannya dahsyat. Ditambah kondisi jalan yang banyak berlubang. Aku ngotot pokoknya harus sampai atas dulu sebelum mutusin mau nginep atau ga. 

Ga bayangin kalau harus berebut jalan sama hardtop dan jeep2 di dini hari dengan kondisi jalan yang seperti itu. Sayang sekali kabut sudah turun. Ga bisa liat view yang bagus. 

Akhirnya sore dah sampai sana. Menjelang Maghrib, tapi pas loket masuk dah tutup. Oh ya kita ga mau ke penginapan karena nanggung banget. Jam 12 atau jam 1 dini hari harus sudah cus naik. Sedangkan ini kita sampai loket jam 6 sore. Masak di penginapan cuma 6 jam? rugi ah.

Sepanjang jalan dan di loket masuk banyak sekali yang nawari penginapan. 

Nah karena tengok-tengok belum nemu masjid dan kebetulan di sekitar banyak anjing, secara aku takut sama anjing, sebagai penolakan yang halus untuk tidak menginap adalah menanyakan masjidnya sebelah mana. 

Sekalian maghrib sekalian istirahat sebentar di sana. Ada masjid sodara-sodara tapi sayang sekali, ditutup pagarnya. Karena perasaan ya sudah ga jadi masuk. Akhirnya kita turun ke arah Pasuruan. 

Lupa nama desanya apa,tapi sebelum masuk kecamatan Puspo. Ok fix sudah lewat dua jalur masuk Bromo, lewat Pasuruan dan Malang. Kondisi jalan dari Pasuruan kontras banget sama yang dari Malang tadi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun