Mohon tunggu...
Enik Rusmiati
Enik Rusmiati Mohon Tunggu... Guru

Yang membedakan kita hari ini dengan satu tahun yang akan datang adalah buku-buku yang kita baca

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Aku Adalah Sebatang Ranting

17 September 2019   14:14 Diperbarui: 17 September 2019   14:33 0 5 1 Mohon Tunggu...

Aku adalah sebatang ranting
Tak mampu hinggap dalam genting
Melayang terpelanting dalam serpihan gemerincing
Sampai kata pun habis terkikis

Dalam lembah kata
Aku menatapmu dalam gersang
Mengukir latar pada dinding-dinding bertebing
Sekali kali aku mendengus gusar
Menunggu tatapanmu menjemputku

Aku adalah sebatang ranting
Yang lama mengukir namamu di antara guguran daun cemara
Melukis dendam rindu dalam gema lembah sunyi
Mencari jejak janji yang pernah kau lempar dalam kesepian

Benarkah kau akan datang memungutku?
Sebentar, biarkan aku berbaring sejenak
Mengingatmu dalam luruh sendu suaramu
Agar ketika kau datang nanti
Aku telah menjadi tumbuhan rindu
Lalu menjawab semua tanya yang dulu pernah kau selipkan pada batang rantingku

Blitar, 17 September 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x