Mohon tunggu...
Endang Sriwahyuli Simanjuntak
Endang Sriwahyuli Simanjuntak Mohon Tunggu... Guru - @mbokne_segara

Guru di SMPN 6 Yogyakarta dan SMPN 3 Yogyakarta, Penulis Buku Tanah Brahmana. Seorang ibu untuk Ocean dan Sky, pecinta teratai, kamboja dan hujan. Penikmat candi, jalan sunyi dan pedesaan. Sampai bertemu di IG @mbokne_segara

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Mother's Day dan Hari Ibu: Apakah Berbeda?

9 Mei 2022   17:54 Diperbarui: 9 Mei 2022   20:08 125 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Mungkin anda adalah salah satu orang yang bertanya-tanya, apakah perbedaan Mother's Day di Amerika Serikat (8 Mei) dengan Hari Ibu di Indonesia (22 Desember) Mother's Day di Amerika Serikat mulai berkembang pada tahun-tahun sebelum perang saudara terjadi, dengan tokoh utama seorang perempuan bernama Ann Reeves Jarvis yang berasal dari West Virginia dan komunitas "Klub Kerja Hari Ibu" yang ia bentuk.

Komunitas ini mengajari kaum perempuan di sana bagaimana merawat bayi dan anak-anak dengan cara yang benar. Saat itu perkumpulan ini berhasil menjadi wadah pemersatu bagi para perempuan di negara bagian yang tercerai-berai karena perang saudara.

Pada tahun 1968, Jarvis menyelenggarakan "Hari Persahabatan Ibu" sebagai wadah para ibu untuk dapat berkumpul dengan para veteran untuk membicarakan perlunya perdamaian.

Namun ada satu versi lagi terkait asal mula Mother's Day yang dirayakan di Amerika dan belahan bumi lain, yaitu satu festival dalam agama Kristen mula-mula yang disebut sebagai Mothering Sunday.

Tradisi ini dirayakan tepat pada hari Minggu keempat setelah perayaan Paskah. Ketika itu seluruh umat Kristen beribadah ke gerejanya masing-masing untuk memperingati Mothering Sunday.

Seiring berjalannya waktu, tradisi Mother's Day yang jatuh pada hari Minggu tersebut, dirayakan dengan cara yang lebih sekuler, di mana anak-anak memberikan bunga kepada ibunya sebagai tanda kasih sayang dan penghargaan.

Sedangkan Hari Ibu di Indonesia yang kita kenal saat ini mengacu pada pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia ke-1 yang dilaksanakan pada tanggal 22-25 Desember 1928, atau hanya beberapa pekan setelah Kongres Pemuda II yang menghasilkan Sumpah Pemuda.

Terlepas dari Hari Ibu yang manakah yang kita peringati bersama, seorang ibu tetaplah sosok yang selalu layak mendapat hormat dan kasih sayang sepanjang masa bukan? Maka dari itu untuk semua ibu apapun sebutannya, saya ucapkan Selamat Hari Ibu atau Happy Mother's Day 🤗

Everyday, we need honor every version of motherhood. Mothers, chosen families, bonus mothers, those who want (ed) to be mothers, those longing a maternal figure, foster mothers, queer mothers, caretakers, bereaved mothers and expecting mothers.

There are so many path to motherhood and just about as many feelings that concide. So Mom's, you are incredible just as you are. You are valued just as you are.
You are enough.
Maka, tak ada perlombaan ibu yang terbaik dalam motherhood bukan? Untuk semua ibu, saya kirimkan cinta dan kekuatan dalam menjalankan peran keibuannya. Happy Mother's Day to all Mom's out there

Love and blessing ❤
Mbokne Segara

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan