Mohon tunggu...
Muthiah Alhasany
Muthiah Alhasany Mohon Tunggu... Penulis - Pengamat politik Turki dan Timur Tengah

Pengamat politik Turki dan Timur Tengah. Moto: Langit adalah atapku, bumi adalah pijakanku. hidup adalah sajadah panjang hingga aku mati. Email: ratu_kalingga@yahoo.co.id IG dan Twitter: @muthiahalhasany fanpage: Muthiah Alhasany"s Journal

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Kembali ke Alam, Motivasi Menurunkan Berat Badan

11 September 2021   15:21 Diperbarui: 11 September 2021   15:20 268
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Di Gunung Padang (dok.pri)

Menjadi kurus di masa pandemi adalah sesuatu yang nyaris mustahil. Padahal penghasilan jauh menurun, tetapi makan justru bertambah banyak.

Penyebab bertambahnya berat badan antara lain; pertama karena kurang aktivitas. Keadaan memaksa kita lebih sering di rumah untuk mengurangi risiko penularan virus Corona.

Kedua, mengisi waktu luang dengan menyantap makanan. Buah keisengan berada di rumah adalah mengunyah apa saja yang ada. Kalau tidak ada, pasti beli di warung terdekat atau online.

Hal ini dilakukan oleh sebagian besar dari kita, termasuk saya sendiri. Aktivitas saya biasanya keluar rumah, pergi yang jauh sehingga makanan berubah menjadi tenaga. 

Selama pandemi, aktivitas berkurang dan asupan tetap, itu saja membuat tubuh menjadi gemuk. Apalagi jika ditambah jam-jam iseng, ngopi sambil makan cemilan terasa nikmat. Alhasil berat badan melonjak beberapa kilogram.

Semenjak divaksin, saya bertekad melakukan aktivitas lagi. Sayangnya peraturan perjalanan menggunakan kereta maupun bus, harus membawa surat keterangan bekerja. Untuk seorang freelancer, tidak mudah mendapatkan surat itu.

Ketika PPKM dilonggarkan, saya menarik nafas lega, setidaknya ada kesempatan bepergian. Tetiba ada acara keluarga yang diselenggarakan di kawasan Puncak. Nah ini kesempatan bagi saya untuk melatih kembali anggota tubuh yang sudah kaku.

Untunglah kami menggunakan mobil pribadi, jadi saya tidak susah payah mencari surat keterangan. Dengan mobil kakak, meluncur ke wilayah Puncak seminggu yang lalu.

Ke Gunung Padang

Kalau saudara dan keponakan perempuan lebih suka berada di dalam villa, saya justru mengajak keponakan laki-laki untuk pergi ke situs megalitikum Gunung Padang. Tidak begitu jauh karena villa yang kami sewa ada di Cipanas. Kebetulan mereka belum pernah ke sana.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun