Mohon tunggu...
Nurdin Taher
Nurdin Taher Mohon Tunggu... Administrasi - Keberagaman adalah sunnatullah, karena itu pandanglah setiap yang berbeda itu sebagai cermin kebesaran Ilahi. Surel : nurdin.en.te.70@gmail.com0

Lahir dan besar di Lamakera, sebuah kampung pesisir pantai di Pulau Solor, Flores Timur. Menempuh pendidikan dasar (SD) di Lamakera, kemudian melanjutkan ke SMP di Lamahala, juga kampung pesisir serta sempat "bertapa" 3 tahun di SMA Suryamandala Waiwerang Pulau Adonara, Flores Timur. Lantas "minggat" ke Ujung Pandang (Makassar) pada Juli 1989. Sejak "minggat" hingga menyelesaikan pendidikan tinggi, sampai hari ini, sudah lebih dari 30 tahun berdomisili di Makassar. Senantiasa belajar dan berusaha menilai dunia secara rasional dengan tanpa mengabaikan pendekatan rasa, ...

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Tuah Messi Sudah Berakhir?

20 April 2017   11:15 Diperbarui: 20 April 2017   11:33 505
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sbr : http://beritajeneponto.com

Oleh : eN-Te

Kamis (20/4/17) dinihari tadi telah berlangsung pertandingan leg ke-2 babak perempatfinal Liga Champions (LC) Eropa 2016/2017. Barcelona menjamu Juventus di Camp Nou dan Monaco meladeni Borrusio Dortmund di kandang.

Pada leg pertama, ketika menjamu Barcelona di Juventus Stadium, si Nyonya tua berhasil mempecundangi pasukan Luis Enrique dengan skor telak 3-0. Sedangkan Dortmund ketika menjamu Monaco di Signal Iduna Park harus menerima kekalahan 2-3.

Pertandingan leg ke-2 babak perempatfinal LC untuk menentukan tim mana dari empat tim (Barcelona, Juventus, Dortmund, dan Monaco) yang akan bertanding itu yang berhak mendapat tiket ke semifinal. Hasil leg ke-2 yang dihelat dinihari tadi (WIB) pun sudah diketahui.

Barcelona yang menjamu si Nyonya Tua di Camp Nuo tidak berhasil membalikkan keadaan. Messi, Suarez, dan Neymar (MSN) seakan kehilangan ‘tuah’ untuk menjebol gawang Juventus yang dikawal kiper kawakan, Gianluigi Buffon. MSN tidak dapat berbuat banyak untuk menaklukkan Buffon. Sampai pluit akhir ditiup wasit, skor tidak berubah dengan agregat tetap, 3-0 untuk keunggulan Juventus.

Hasil kaca mata (0-0) merupakan hasil akhir pertandingan antara Barca vs Juventus. Hasil tersebut mengantarkan Juventus berhasil melangkah ke babak semifinal. Di sisi lain, kegagalan Barca melaju ke semifinal LC musin 2016/2017 merupakan kegagalan beruntun setelah musim sebelumnya juga gagal (sumber).

Bermain imbang, 0-0 di hadapan pendukungnya sendiri di Camp Nou, membuat Barcelona harus memendam asa menambah trofi LC. Ketidakberhasilan pasukan Enrique membalikkan keadaan saat bertemu Juvnetus menjadi ‘pembenar’ terhadap keberhasilan Barca mengkandaskan ambisi PSG melangkah ke babak perempatfinal.

Bahwa Messi, dkk berhasil mempecundangi PSG, 6-1 pada leg ke-2 babak 16 besar di Camp Nou lebih merupakan ‘keberuntungan’ daripada sebuah usaha dan kerja keras. Keberuntungan itu diperoleh berkat kepemimpinan wasit asal Jerman, Deniz Ayteki, yang memberikan dua kali pinalti kepada Barca. Belakangan atas kepemimpinannya pada leg ke-2 antara Barcelona dan PSG itulah, yang dinilai ‘bermasalah’, sehingga Deniz Ayteki harus menerima resiko mendapat sanksi dari UEFA.

Ketika pulit panjang ditiup wasit sebagai pertanda berakhirnya pertandingan, para pemain Juventus melakukan selebrasi untuk merayakan keberhasilan mereka melangkah ke babak semifinal. Sementara di pihak lain, di kubu Barcelona terlihat pemandangan yang berbeda.

Para pemain Barcelona terlihat tertunduk lesu, seakan tidak percaya bahwa mereka gagal melangkah ke semifinal LC musim ini. MSN terlihat tertunduk lesu, lemah, dan lunglai (3L). Mungkin karena ‘penyakit’ 3L inilah yang menyebabkan MSN tidak dapat mengkonversi setiap peluang yang diperoleh menjadi gol. Meski hanya sebiji golpun.

Terutama Neymar. Dalam tayangan setelah berakhirnya pertandingan, Neymar terlihat menutup wajah dengan kostum yang dipakainya. Sehingga memancing mantan pemain Barca yang sekarang masuk dalam skuad Juventus, Dani Alves harus membujuk dengan memeluknya. Begitu pula dengan Juan Cuadrado, berusaha menghibur hati Neymar yang sedang nelangsa dengan memeluknya pula.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun