Mohon tunggu...
Denny Boos
Denny Boos Mohon Tunggu... Profesional

Panggil saja Kezia. Menyukai hal-hal sederhana. Senang jalan-jalan, photography, sepedaan, koleksi kartu pos UNESCO, yoga. Senang berdiskusi tentang bangunan tahan gempa. Tinggal di Berlin.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Serunya Perayaan HUT ke-74 RI ala MasInJer di Berlin

21 Agustus 2019   00:48 Diperbarui: 22 Agustus 2019   03:02 0 12 7 Mohon Tunggu...
Serunya Perayaan HUT ke-74 RI ala MasInJer di Berlin
Semangat Merdeka dari Masinjer (Masyarakat Indonesia di Jerman)!

Ada yang datang dari liburan langsung terbang ke Berlin, ada yang datang naik pesawat dari wilayah lain di Jerman, bangun subuh dan melakukan perjalanan ratusan kilometer (seperti kami 700 an kilometer lebih sekali jalan) agar Jumat itu bisa berkumpul. Luar biasa, bukan?

Kebersamaan dan rasa saling memiliki itu tidak ada tandingannya. Kami semua punya tujuan yang sama, berkumpul sesama putra-putri bangsa dan merayakan 17an bersama-sama. 

Dari dana yang kami kumpulkan untuk membeli bahan makanan, Admin berusaha menyisihkan untuk membeli hadiah kecil untuk para pemenang lomba; peralatan yang bisa dipakai sehari-hari dan juga mie instant. Ini penting! Haha. Eh, masih ada bonus, host dari Berlin menyiapkan souvenier dari Berlin.

Diselingi canda tawa saat mempersiapkan barbecue-an, kami mengadakan beberapa lomba. Mulai dari lomba make-up putri, yang dipandu oleh Admin-Bayern, Intan Hutahaean. Dilanjutkan lomba makan sate. 

Awalnya, kita merencanakan lomba kerupuk, tapi kerupuk (rengginang) nya hancur saat perjalanan. Tinggal dua saja yang utuh. Kerupuk nya mahal lagi, nggak sukses memperkenalkan lomba kerupuk.

Lomba make-up putri serta lomba makan sate dan pemenangnya
Lomba make-up putri serta lomba makan sate dan pemenangnya
Selanjutnya ada lomba tarik tambang, yang rupanya sangat diminati. Bukan saja kami-kami yang merindukan pertandingan 17an ala Indonesia tapi juga anak-anak tetangga sebelah yang ikutan barbecue di dekat kami (sepertinya saudara kita dari Turki). 

Saat kami bertanding, tiba-tiba sudah ada ada anak-anak di kedua ujungnya ikutan menarik tambang. Haha. Ini bagian paling seru dari perlombaan hari itu. Kegunaan tambang nya maksimal, tidak sia-sia dibawa jauh oleh Mbak Mary Klama ke Berlin. Setelah tarik tambang, masih digunakan untuk main lompat tali juga.

Serunya perlombaan tarik tambang dan anak-anak tetangga sebelah peminat tarik tambang
Serunya perlombaan tarik tambang dan anak-anak tetangga sebelah peminat tarik tambang
                                                             

Saat teman-teman menemani anak-anak tetangga main lompat tali
Saat teman-teman menemani anak-anak tetangga main lompat tali
Sebagai penutup, kami juga mengadakan lomba make-up berpasangan. Kebetulan ada 4 pasangan yang lengkap. Walau agak susah membujuk abang dan mas bule untuk berpartisipasi, tapi akhirnya mereka mau ikutan juga. 

Mereka diminta make-up in istri masing-masing, tidak boleh dibantu dan tidak boleh dikasi tau clue nya. 

Peralatan make-up di taro beberapa jarak dari mereka berempat lalu dikasi waktu 10 menit. Hasilnya? Ada yang bisa dan ada yang bisa banget. Haha. Belum 5 menit bang Steph sudah selesai, katanya sudah tidak tau mau buat apa lagi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
KONTEN MENARIK LAINNYA
x