Mohon tunggu...
Emanuel F. Ola Masan
Emanuel F. Ola Masan Mohon Tunggu... Perawat Kampung

Perawat Kampung

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Cerdik Mengendalikan Hipertensi

20 Mei 2019   13:15 Diperbarui: 21 Mei 2019   08:03 0 0 0 Mohon Tunggu...

Tanggal 17 Mei merupakan Hari Hipertensi Sedunia. Peringatan Hari Hipertensi Sedunia ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar meningkatkan kesadaran terhadap hipertensi/tekanan darah tinggi. Peningkatan kesadaran ini bertujuan untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi. Karena hipertensi sering disebut sebagai The Silent Killer karena sering tanpa keluhan.

Tema peringatan hari Hipertensi sedunia tahun 2019 adalah Know Your Number : Kendalikan Tekanan Darahmu dengan CERDIK.

Data Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) tahun 2011 menunjukkan satu milyar orang di dunia menderita Hipertensi, dimana terdapat 2/3 diantaranya berada di negara berkembang yang berpenghasilan rendah sampai sedang. Prevalensi Hipertensi diperkirakan akan terus meningkat tajam dari tahun ke tahun dan diprediksi pada tahun 2025 sebanyak 29% orang dewasa di seluruh dunia terkena Hipertensi.

Setiap tahun sekitar 8 juta orang meninggal akibat Hipertensi. 1,5 juta kematian terjadi di Asia Tenggara yang 1/3 populasinya menderita Hipertensi sehingga dapat menyebabkan peningkatan beban biaya kesehatan.

Menurut data Sample Registration System (SRS) Indonesia tahun 2014, Hipertensi dengan komplikasi (5,3%) merupakan penyebab kematian nomor 5 (lima) pada semua umur.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi di Indonesia pada penduduk usia > 18 tahun sebesar 34,1 % meningkat dibandingkan dengan tahun 2013 25,8%. Prevalensi hipertensi tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan (44,1%) dan terendah di Papua (22,2%).

TENTANG PENYAKIT HIPERTENSI

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolic 90 mmHg. Sering disebut the silent killer karena sering tanpa keluhan.

Faktor Resiko Hipertensi :

Resiko yang tidak dapat dimodifikasi :

  • Umur : dengan bertambahnya umur, resiko terkena hipertensi menjadi lebih besar.
  • Jenis Kelamin :Pria mempunyai resiko 2,3 kali lebih banyak mengalami peningkatan tekanan darah sistolik dibandingkan wanita. Setelah memasuki menopause, prevalensi hipertensi pada wanita meningkat. Setelah usia 65 tahun, akibat factor hormonal pada wanita, kejadian hipertensi lebih tinggi dibandingkan pria. 
  • Riwayat keluarga (Genetik)

Resiko yang dapat dimodifikasi :

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x