Mohon tunggu...
Elsa TaniaPutri
Elsa TaniaPutri Mohon Tunggu... Mahasiswi

Menulis

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Bersama Grab Tidak Takut Kelaparan

3 Desember 2019   20:44 Diperbarui: 3 Desember 2019   20:49 0 0 0 Mohon Tunggu...

Aku adalah seorang mahasiswi dari Ciamis yang merantau ke Bandung untuk menuntut ilmu di salah satu kampus ternama disini. Menjadi anak rantauan menurutku harus pintar membagi uang agar bisa melanjutkan hidup yang butuh perjuangan tidak main-main ini. Untungnya orang tuaku sendiri tidak begitu mematok dalam sebulan aku harus cukup dengan nominal uang segini-segini. 

Jika uangku habis aku sangat dibolehkan meminta dan seringnya tak lama aku langsung ditransfer. Namun, bukan berarti aku bisa hamburkan uang orang tua disini. Ada rasa kasihan ketika sering meminta uang terlepas itu semua merupakan kewajiban orang tua untuk membiyai kehidupan anaknya apalagi yang sedang merantau di kota orang.

            Pernah suatu ketika sehabis ambil cuti selama tiga hari yang dikarenakan ada acara keluarga dirumah, aku memutuskan pulang dan kembali lagi dengan menggunaka Bis Budiman dengan jurusan Pangandaran-Bandung. Aku tiba di Bandung sekitar jam 12 malam lalu aku langsung saja pulang ke kossan yang memang jaraknya tidak jauh dari jalan raya yang aku turuni dari Bis. Berjalan tengah malam dalam keadaan jalanan gang ala kota-kota besar pada umumnya menurutku sudah sangat biasa karena aku sudah hampir 1,5 tahun menjadi mahasiswi dan tentunya tinggal di Bandung ini.

            Tiba dikossan, ternyata perutku tidak bisa diajak kompromi. Langsung saja aku melihat jam tanganku. Dan ternyata sudah menunjukan pukul setengah satu. Aku dibuat pusing mau pesan makanan dimana, warung-warung sudah tutup. Mustahil ada warung sekitar kossan yang masih buka. Karena teman kamarku masih ada yang terbangun dia langsung saja menyarankanku untuk pesan makanan lewat aplikasi Grab yang #SelaluBisa menolong dalam keadaan apapun itu. Tak mau membiarkan perutku keroncongan semakin lama, akhirnya aku langsung membuka aplikasi Grab untuk memesan makanan. Aku mengecek terlebih dahulu tempat makanan mana yang tengah malam menjelang dini hari ini yang masih buka.

            Akhirnya setelah geser-geser atas bawah, samping kanan kiri aku menemukan sebuah rumah makan yang masih buka. Sengaja aku memilih warung makan biasa ketimbang MC Donald atau KFC sekalipun. Balik lagi ini adalah sebuah upaya penghematan yang bisa aku lakukan. Hehe . aku memesan nasi goreng sosis yang kelihatanntya enak dan dengan harga yang cukup bersahabat dikantong mahasiswa. Memasan dua nasi goreng untuk makan bersama temanku ternyata lebih murah ketika aku memeriksa ikon notifikasi yang menawarkan diskon besar-besaran. Sontak rasa senangku muncul setelah bisa menemukan solusi kelaparan tengah malam dengan memesan makanan di Grab Food ternyata ada diskonnya pula. Malam itu aku merasakan kebahagiaan yang hakiki.

            Setelah aku memasukkan dua nasi goreng kedalam keranjang dan memasukkan kode promo Grab Food aku pun langsung klik tombol pesan. Tak lama muncullah notifikasi Amang Grab yang menyatakan akan jalan menuju rumah makan yang dituju. Dan diantar sesuai titik lalu aku pun langsung mengiyakannya. Sambil menunggu dan memantau sudah sampai mana driver Grabnya temanku  menyampaikan bahwa Grab itu #AplikasiUntukSemua. Dan faktanya memang begitu, aku sendiri merupakan langganan Grab dengan fitur Grab Food, Grab Bike, Grab Car. Dan memang pada kenyataan itu semua sangat membantu.

            Apalagi akhir-akhir ini memang Grab sedang berbagi diskon besar-besaran dalam fitur Grab Food itu sendiri sedang banyak diskon hingga potongan Rp. 25.000 sekali pesan makanan. Menakjubkan sekali ketika ingin makan makanan enak dengan harga yang relatif murah itu bisa terjadi. Seringnya aku patungan dengan temanku untuk mendapatkan potongan harga tersebut. Sangat menyenangkan bisa makan enak bersama teman kesayanga. Apalagi penyakit mahasiswa yang sudah mendarah daging yaitu penyakit mager. Wah, jangan ditanya lagi kalau soal ini. Seringnya aku kalau lapar ya Grab Foodin aja. Mudah dan efisien pastinya.

            Tak lama hp ku berbunyi ketika dilihat, itu adalah notifikasi dari driver Grab yang aku pesan makanan tadi. Wah, ternyata tidak memakan waktu yang lama pesananku sudah menunggu didepan gerbang kossan. Denga segera aku mengeluarkan uang cash dari dompet dan setengah berlari keluar untuk mengambil pesanan makananku itu. Rasanya aku tidak tahan lagi menahan lapar dan perutku yang sudah berbunyi sedari tadi.

            "Bintangnya ya Neng". Begitu kata Amang Grab nya dan langsung saja aku memberi lima bintang atas kerja yang gesit itu. Rasanya puas sekali. tak ambil banyak waktu akhirnya aku melahap nasi goreng yang masih panas bersama temanku. Jika begadag malam-malam seperti ini memang tidak jarang dibuat lapar. Namun Grab bisa memberi solusinya. Tinggal di Grab Foodin aja. Lapar langsung beres. Diskonannya pun tak tanggung-tanggung, langsung memberikan diskonan yang luar biasa.

            Melihat dampak dari revolusi industry 4.0 yang sudah sangat maju ini, maka sepatutnya kita bisa dengan arif dalam memanfaatkannya. Hanya membutuhkan smartphone kita bisa memesan makanan di fitur Grab Food, memesan untuk bepergian dengan fitur layanan Grab Bike atau Grab Car, memesan untuk beli belanja bulanan dengan fitur Grab Fresh, dan masih banyak lagi fitur-fitur layanan yang ditawarkan di aplikasi Grab. Sangat mudah bukan?.           

            Apalgi jika kita sering mengecek ikon notifikasi yang setiap harinya menawarkan berbagai macam diskon atau pun potongan harga. Jika kita sudah sering menggunakan aplikasi Grab maka point kita akan bertambah. Kita bisa menukarkan sebagai reward perjalanan kita. Dengan berbagai tawaran menarik tentunya. Sangat menguntungkan  sekali menggunakan aplikasi Grab ini.

VIDEO PILIHAN