Mohon tunggu...
Elkana Lengkong
Elkana Lengkong Mohon Tunggu... Desa Lahendong Tomohon

Foto pribadi

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi Pilihan

Dialog Singkat Bersama Irjen Pol Dr Eko Budi Sampurno MSi: Suka Tidak Suka, Saatnya Perubahan Fundamental Polri

20 Maret 2021   15:12 Diperbarui: 31 Maret 2021   11:32 470 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dialog Singkat Bersama Irjen Pol Dr Eko Budi Sampurno MSi: Suka Tidak Suka, Saatnya Perubahan Fundamental Polri
Irjen Pol Dr Eko Budi Sampurno MSi Kapolda Sulbar (Foto:Istimewa)

DIALOG bersama Irjen Pol Dr Eko Budi Sampurno M.Si Kapolda Sulawesi Barat saat saya berada di kota Mamuju Rabu 3 Maret 2021, semakin menarik sebab Pati Polri lulusan Akpol tahun 1989 yang cukup cerdas sebagai The New Inspiring Leader Polri. Sebab buah pemikiran saya sebut "Sang Jenderal" sangat dibutuhkan sebagai pemimpin visioner Polri kedepan dalam menata institusi Polri penuh reformasi

Fokus dialog saya bersama Sang  Jenderal lebih mengarah tentang sebisa mungkin dilakukan perubahan fundamental institusi Polri bukan hanya sebatas slogan tapi sudah harus dimulai karena sukatidak suka diera tekhnologi revolusi 4.O Polri harus mampu berinovasi sebagai institusi penegakan hukum yang kapabel.

Sebagai Pati Polri, Irjen Dr Eko Budi Sampurno M.Si mengatakan Polri akan mengalami
perubahan ketika pengambil kebijakan dapat menyamakan presepsi serta langkah terkait
implementasi kebijakan dan strategi yang akan mempengaruhi situasi internal dan juga
sendi-sendi organisasi.

Kapolda Sulbar itu menyebutkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah sosok
pemimpin perubahan dari generasi Akpol angkatan 1991 diyakini mampu membenahi
institusi Polri melalui implementasi program kerja yang dicanangkan beliau diera revolusi
industri 4.O untuk menjawab tantangan dan harapan Presiden Jokowi pada HUT Bhayangkara Ke 70 tanggal 1 Juli 2016. Saat itu 

Presiden Jokowi mengingatkan tantangan yang dihadapi Polri ke depannya akan jauh lebih berat, Namun beliau yakin bahwa Polri akan tetap mampu mengemban tugas dengan baik asalkan memenuhi dua syarat. “. Pertama, tetap menjaga kekompakan di internal Polri. Kedua, keberanian untuk mereformasi diri,”.

Reformasi Polri diharapkan Presiden Jokowi adalah sebuah keniscayaan. Menurut Jokowi
bahwa reformasi yang dilakukan oleh Polri adalah kunci untuk menghadapi persaingan di
masa yang akan datang. Apabila reformasi tersebut dilakukan Polri dengan penuh
kesungguhan, Presiden meyakini bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan
semakin meningkat.

Dalam dialog yang semakin menarik, saya minta tanggapan Irjen Pol Dr Eko Budi
Sampurno M.Si mantan Karojakstra Srena atas Polri pernyataan Presiden Jokowi pada HUT
Bhayangkara Ke 70 tanggal 1 Juli 2016 tentang reformasi ditubuh Polri?

Kapolda Sulawesi Barat ini mengatakan perubahan pada tubuh Polri akan berjalan sesuai harapan Kepala Negara asalkan institusi solid dan berpikiran terbuka / Open Minded. Terbuka dalam arti mampu untuk menerima hal-hal yang bertentangan dengan pendapat yang kita yakini. Menerima bukan berarti menyetujui atau bahkan mendukung. Menerima adalah sikap legowo dan mampu untuk menahan ego sendiri.

Untuk terbentuknya soliditas Polri menurut Irjen Eko hal tersebut tidak datang secara
ujug-ujug namun harus diupayakan secara bersama-sama sebagaimana yang dikatakan oleh Vamik D Volkan dalam bukunya Blood Lines dan Killing in the name of Identity (Group Tent Theory / Teori Tenda Kelompok) dengan meng-ibarat-kan Polri sebagai kelompok yang memeiliki identitas yang sama (aturan, seragam,norma, dan nilai yang sama).

Untuk menjaga eksistensinya, kelompok tersebut harus “Survive”, dengan membangun sebuah tenda untuk melindungi anggota kelompoknya dari berbagai ancaman dari luar. Setiap orang dalam tenda tersebut harus menopang berdirinya tenda. Satu orang saja tidak menopang atau bahkan menggantung pada tenda, justru akan menjadi beban organisasi dan anggota organisasi
lainnya bahkan dapat merobohkan tenda tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x