Mohon tunggu...
Elison Manisa
Elison Manisa Mohon Tunggu... Mahasiswa - Jadikan pendidikan sebagai tools untuk membangun diri dan sesama.

Hidup adalah perjuangan, selama nafas belum berhenti tetap belajar untuk menjadi inspirasi bagi dunia.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

HIV/AIDS Adalah Penyakit Cinta Lama Bersemi Kembali

1 Desember 2021   12:05 Diperbarui: 1 Desember 2021   12:14 449 35 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi https: pixabay.com

 

HIV/AIDS adalah penyakit cinta lama bersemi kembali terbilang penyakit sosial, karena tidak mengenal kasta, mari kita lawan HIV AIDS 2021 dengan mengontrol diri.

ODHA (orang dengan HIV/AIDS 2021) sering kali mengalami penolakan secara sosial, akibat pergaulan bebas yang berujung fatal dan merugikan diri sendiri dan keluarga, tetangga mengalami hal buruk. 

Sepasang kekasih di lingkungan mengalami penularan HIV/AIDS sehingga berujung pada maut, setelah di ketahui sepasang kekasih divonis dokter bahwa mereka terinfeksi (HIV) adalah virus yang menyebabkan infeksi (AIDS) adalah kondisi tak berdaya atau sindrom. 

Terinfeksi HIV bisa membuat seseorang mengalami AIDS dalam bahasa kedokteran (Acquired Immuno Deficiency Syndrome). AIDS terjadi ketika HIV menyebabkan kerusakan serius pada sistem kekebalan tubuh atau (imun dan seluruh organ) yang selanjutnya melemahkan kemampuan berpikir, jantung, dan tubuh berusaha melawan infeksi dan penyakit, selanjutnya semakin parah. 

Kami sempat menanyakan terlebih dahulu tentang apa saja gejala awal yang membuat mereka mengalami penyakit cinta lama bersemi kembali, dari penjelasan yang begitu akurat dapat saya simpulkan bahwa penyakit ini memang mematikan. 

Sehingga menimbulkan beberapa gejala pada penderita yang mengalami penularan (ODHA AIDS/HIV):

1. Sipilis

2. Kencing nanah

3. Perih pada organ vital laki-laki dan perempuan (L/P)

4. Terasa panas seperti di bakar pada saat kencing

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan