Mohon tunggu...
Elisa Puspitasari
Elisa Puspitasari Mohon Tunggu... Mahasiswa - Halo

Menulis artikel

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Pelayanan Kesehatan dengan Pemakaian Teknologi Informasi dan Komunikasi

4 Desember 2021   20:48 Diperbarui: 4 Desember 2021   20:50 98 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Seperti yang kita ketahui, teknologi ada dan diciptakan untuk memudahkan pekerjaan dan pekerjaan manusia. Teknologi memungkinkan orang untuk menyelesaikan tugas dengan cepat, akurat dan efisien. Oleh karena itu, teknologi ada karena kebutuhan tugas-tugas manusia yang semakin kompleks dan dibutuhkan alat-alat untuk mempermudah pelaksanaan tugas-tugas tersebut (Linawati, 2013). Di sisi lain, di era globalisasi, perkembangan teknologi semakin pesat.

Kemajuan teknologi tidak terbatas pada bidang teknologi, tetapi cakupannya luas, namun di era globalisasi kemajuan teknologi semakin pesat. Perkembangan teknologi tidak hanya meluas di bidang Ilmu Teknologi, tetapi juga sangat luas jangkauannya. Memang dunia kesehatan dan kedokteran juga disisipkan oleh teknologi, namun harus diingat bahwa pada saat ini teknologi khususnya dalam dunia kesehatan dan kedokteran hanya berfungsi sebagai alat bantu bagi tenaga medis saja (Yani, 2018).

Saat ini, perhatian difokuskan pada kualitas pelayanan medis.penting bagi masyarakat. Kesadaran dan minat pada kualitas tumbuh. Beberapa isu terkini yang berkaitan dengan kualitas antara lain: Keyakinan bahwa kualitas harus boros dan mahal. Kualitas juga dianggap abstrak dan tidak terukur, dan meningkatkan kualitas bisa memakan biaya (Yani, 2018).

Peran teknologi tidak menggantikan peran tenaga kesehatan di lapangan. Teknologi tidak hanya memfasilitasi profesional kesehatan, tetapi juga memfasilitasi profesi kesehatan lainnya di kantor pusat. Resepsionis agar dengan mudah menemukan data pasien yang selalu ada saat dibutuhkan. Maka dari itu, teknologi memang sangat berguna membantu tugas banyak orang, sehingga pekerjaan yang dilakukan menjadi jauh lebih cepat, efisien, hemat, bahkan bisa meminimalisir terjadinya kesalahan data (Rahmanti & Prasetyo, 2012).

Komunikasi memiliki dampak besar pada layanan perawatan yang baik. Hubungan ini sering menimbulkan kesalahpahaman pasien, evaluasi pasien, pengobatan, informasi dan dalam kebanyakan kasus, Hubungan yang dapat mempengaruhi pasien dan perawat  (Linawati, 2013). Komunikasi memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pelayanan keperawatan yang baik. Pada teknologi atau aplikasi berbasis kesehatan yang seseorang menanyakan atas keluhannya, hal ini menjadi rancu pada pasien dan petugas kesehatan.

Menurut (Eprilianto et al., 2019) menyatakan bahwa Informasi adalah hal yang terpenting bagi individu untuk mengetahui atau mencari tau apa yang tidak diketahui dan berupaya untuk mengakses informasi dengan cepat. Di Indonesia, inovasi menggunakan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pemahaman inovasi di Indonesia, dilakukan hampir semua instansi oleh pemerintah dengan sebutan e- government, penerapan ini disediakan oleh publik secara elektronik. 

Akses sektor publik di berbagai bidang dalam TIK yaitu e-education (pendidikan), e-health (kesehatan), e-tourism (pariwisata), e-budgeting (penganggaran publik), e-procurement (pengadaan barang dan jasa) dan lain -lain.  Penerapan ini diharapkan masyarakat memperbaiki kondisi serta kebutuhan secara mudah dan menjadi lebih baik dibandingkan saat sebelumnya yang informasi harus diketahui oleh orang berpendidikan saja. 

Pemanfaatan TIK dilihat dari manfaat untuk memberikan pelayanan kepada publik yaitu secara mudah, cepat, murah, dan tepat dibandingkan dengan sebelumnya cara mendapatkan informasi secara manual atau tradisional. Inovasi saat ini cenderung dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Manfaat Teknologi di Bidang Kesehatan berdasarkan (Linawati, 2013)

1. Memudahkan Pasien, yaitu hanya dibutuhkan ponsel atau komputer agar mengakses berbagai data kesehatan di Internet, selain itu, berbagai layanan kesehatan yang tersedia secara online memudahkan pasien agar mengakses layanan kesehatan. Pasien kini bisa mengakses informasi, mendapatkan layanan konseling, serta memanfaatkan obat resep mereka secara online. Tentu saja hal ini amat menghemat tenaga serta waktu bagi pasien.

2. Persingkat Waktu Tunggu Pasien, yaitu selain meningkatkan akses pasien ke perawatan kesehatan, teknologi industri perawatan kesehatan dapat mengurangi waktu tunggu pasien. Ketika rumah sakit memberikan perawatan medis, Anda biasanya dapat menunggu beberapa jam untuk mendapatkan layanan. Namun dengan teknologi, Anda tidak perlu menunggu lama. Setelah melakukan reservasi online, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan pihak Puskesmas. Anda juga dapat menjadwalkan konsultasi online dengan dokter Anda.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan