Mohon tunggu...
Elin Tanama
Elin Tanama Mohon Tunggu... Penulis - Menulis adalah cara mengingat banyak hal, agar memorimu tidak mati kepenuhan.

Seorang perempuan yang menyukai perpustakaan dan alam dengan panorama hijaunya.

Selanjutnya

Tutup

Wisata

Telo Pesisir Selatan

24 September 2021   21:14 Diperbarui: 24 September 2021   21:22 26 1 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Telo Pesisir Selatan
Wisata. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Ubi merupakan tanaman yang cukup populer ditanam oleh masyarakat dusun Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Yogyakarta. Pada musimnya, lahan-lahan petani, jika tidak ditanam oleh cabai, biasanya ditanami ubi atau dalam istilah Jawa dikenal dengan sebutan telo. Selain mudah penanamannya, murah modalnya, menanam telo juga tidak memerlukan perawatan khusus seperti penyiraman rutin. Cukup dipupuk lantas menunggu waktu beberapa bulan untuk kemudian dipanen.
Masa tanam telo juga terbilang sebentar. Rentang waktu kurang lebih 3 bulan, telo sudah dapat dipanen.

Telo yang ditanam oleh masyarakat dusun Patihan, terbilang sedikit berbeda dengan telo pada dusun-dusun lainnya. Ini dikarenakan telo masyarakat dusun Patihan, ditanam pada lahan yang tekstur tanahnya seperti pasir. Ditambah lagi, lahan-lahan masyarakat dusun Patihan ini cukup dekat dengan Pantai, sehingga lahan yang digunakan untuk menanam, membuat telo sedikit terasa lebih gurih, karena tanah yang menjadi media tanam memiliki zat garam.

Telo ini memiliki beberapa jenis. Ada telo nyono, telo madu dan telo ungu.
Masing-masing telo ini tentunya memiliki ciri khas masing-masing.

Telo nyono merupakan telo yang dagingnya berwarna putih. Rasanya sedikit manis dan gurih. Sedangkan telo madu merupakan telo berwarna kuning, memiliki rasa manis. Telo ungu pun demikian, memiliki rasa manis dan tentunya daging telo ungu ini berwana seperti namanya yakni ungu. Biasanya telo ungu ini banyak dimanfaatkan para warga sebagai pewarna makanan.

Macam-macam telo yang tercantum diatas, tentunya dapat diolah menjadi berbagai macam olahan. Seperti kolak, dicampur dengan tepung kemudian digoreng, dikeripik, bahkan hanya direbus lalu disajikan dengan teh hangat pun, telo ini sudah bisa dinikmati.

Telo-telo yang sudah dipanen ini, oleh para petani biasanya dijual ke pasar-pasar tradisional dan juga pasar pesisir yang letaknya di Pantai Goa cemara. Biasanya dalam waktu sebentar, telo yang dijual di pasar pesisir ini bisa langsung terjual habis karena diburu wisatawan.

Telo pesisir ini cukup banyak dicari dan digemari banyak orang, selain karena memiliki rasa yang manis dan gurih, telo ini juga dijual dengan harga terjangkau.

Maka tidak heran, jika orang-orang sedang berwisata di Pantai Goa Cemara, tidak jarang telo ini dijadikan buah tangan saat pulang ke rumah oleh wisatawan. Untuk bisa mendapatkan telo ini, tentunya tidak harus ke Pantai Goa Cemara saja. 

Rumah-rumah masyarakat dusun Patihan, biasanya dengan sengaja meletakkan telo di halaman rumah atau depan rumah, agar orang-orang yang berlalu lalang dijalanan, dapat mampir dan membelinya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Wisata Selengkapnya
Lihat Wisata Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan