Idris Salam
Idris Salam Tenaga Pendidik

Guru|Belajar mengembangkan literasi dan menyalurkan hobi

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Merencanakan Masa Depan Anak

14 Maret 2018   20:39 Diperbarui: 14 Maret 2018   22:29 375 4 1
Merencanakan Masa Depan Anak
images-14-5aa93eb8bde57523783c55b3.jpeg

Sebagai orang tua, tentunya kita mempunyai kewajiban untuk memberikan pendidikan yang layak untuk anak. Selain pendidikan di rumah, anak juga diberikan pendidikan di sekolah, karena sekolah termasuk rumah kedua untuk memberikan pendidikan. Pendidikan yang diberikan oleh orang tua dan guru sangatlah penting, selain pendidikan untuk  membentuk karakter anak pendidikan juga sebagai salah satu faktor penunjang cita-cita anak.

Pendidikan yang diberikan oleh orang tua kepada anak membawa pengaruh besar bagi kehidupan sang anak kelak. Penunjang keberhasilan cita-cita yang paling utama adalah peran orang tua, sebab orang tua turut andil untuk masa depan anak. Sebagai orang tua sebaiknya kita jangan membiarkan jika anak untuk malas sekolah. Jika kita sebagai orang tua membiarkan hal seperti itu,sama saja kita menghancurkan masa depan anak.

Untuk masa depan anak, sebagai orang tua sebaiknya kita harus merencanakan masa depannya. Kenapa demikian? Karena dengan merencanakan masa depan anak, tentunya kita telah merajut kebahagiaan untuk mereka. Hidup bahagia tidak bisa di dapat dengan mudah, untuk mendapatkan hidup bahagia kita sebagai orang tua tentunya memberikan pendidikan. Pendidikan tersebut diberikan sampai anak kita mencapai cita-citanya.

 Contohnya orang tua menginginkan anaknya menjadi dokter, maka untuk cita-citanya tercapai orang tua harus memberikan pendidikan yang terarah dan berkelanjutan, dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) sampai dengan Perguruan Tinggi yang sesuai dengan cita-citanya. 

Selain pendidikan yang berkelanjutan, orang tua juga harus memberikan motivasi dan dukungan atas apa yang diinginkan oleh anak kita dan tidak memaksakan kehendak anak, sebab dengan memaksakan kehendak anak justru malah menghancurkan masa depannya. Anakpun memiliki hak untuk memilih masa depannya, orang tua hanya merencanakan masa depan anak, kemudian memberikan bimbingan untuk masa depan anak.

Merencanakan masa depan anak adalah langkah orang tua untuk menuntun anak menatap masa depan anak yang bahagia dan menuntun jalan kesuksesan anak, perencanaan itu perlu dan sangat penting sebab perencanaan sebagai tindak lanjut kewajiban kita sebagai orang tua.