Mohon tunggu...
Eleonora Tan
Eleonora Tan Mohon Tunggu... Mahasiswa - College Student and Youtuber

Mahasiswa Fakultas Bisnis dan Manajemen, Program Studi Sarjana Pariwisata, Universitas Internasional Batam

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Seberapa Bahayakah Mengunggah Rapor dan Ijazah di Media Sosial?

28 Agustus 2022   06:47 Diperbarui: 28 Agustus 2022   06:54 224 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: Sosial media. (Sumber gambar: Pixabay.com)

Belakangan ini, banyak sekali orang tua yang mengunggah nilai anaknya di media sosial, baik di rapor maupun ijazah. Misalnya, si A juara kelas di sekolah, dia mendapatkan rangking 1, orang tuanya mengunggah foto rapor dan sertifikat juara kelas anaknya ke media sosial entah di FB, Instagram, dll. Atau, si B, mengunggah foto ijazah anaknya (di halaman depan), karena si B sudah lulus dan masuk ke jenjang berikutnya. User - user tersebut mengunggah rapor, sertifikat juara kelas, atau ijazah ke media sosial.

Akan tetapi ada bahayanya mengunggah rapor / ijazah di media sosial...

contoh foto rapor saya ketika masih SMA. sumber: dokpribadi
contoh foto rapor saya ketika masih SMA. sumber: dokpribadi

Note: ini adalah contoh foto rapor saya ketika SMA, untuk nama sekolah, alamat sekolah, nama siswa, nomor induk, tanda tangan wali kelas dan kepala sekolah tutup. agar terhindar dari aksi kejahatan.

Di rapor dan ijazah terdapat informasi pribadi, seperti:
- Nama siswa
- Nomor Induk Siswa / Nomor Induk Siswa Nasional (NIS / NISN)
- Nama Sekolah
- Alamat sekolah (nomor telepon sekolah juga dicantumkan)
- Tanda tangan orang tua / wali murid, wali kelas, dan tanda tangan kepala sekolah (kadang di rapor ada nomor induk pegawai / NIP)
- Untuk di ijazah ada NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional), nama orang tua, sama nomor seri ijazah.
di jenjang universitas: ada ijazah + transkrip nilai akademik.

Sobat, rapor dan ijazah termasuk dokumen pribadi, ya. Sama seperti KTP, SIM, KK (Kartu Keluarga), ID Card (kartu tanda pengenal perusahaan), dan lain sebagainya. Rapor itu fungsinya untuk sarana komunikasi antara sekolah dengan orang tua siswa, sebagaimana dilansir dari laman gurusiana.id. Satu lagi, sama halnya dengan bungkusan paket ketika kita beli barang secara online. Ada nama konsumen, nomor telepon konsumen, dan alamat konsumen serta identitas penjual.

Berikut ini adalah tangkapan layar sesuatu yang dilarang diunggah ke medsos, sebagaimana diambil dari website detik.com:

Screenshot: sesuatu yang tidak boleh dibagikan ke medsos. Sumber: screenshot detik.com
Screenshot: sesuatu yang tidak boleh dibagikan ke medsos. Sumber: screenshot detik.com

Kemungkinan besar informasi pribadi dalam rapor / ijazah bisa disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, misalnya penculikan anak yang marak terjadi (kalian bisa lihat beritanya di internet). Selain itu, ada risiko pemalsuan / penggandaan data.

Buktinya, anak tersebut diculik sama orang yang tidak dikenal. Orang yang tidak dikenal itu pergi ke sekolah untuk mencari korban ketika jam istirahat (break time at school).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan