Mohon tunggu...
Salamina
Salamina Mohon Tunggu... Dengan kata hidup lebih bermakna

Hanya manusia biasa yang mencoba untuk bermanfaat, bagi diri dan orang lain..

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Setan Merah Ambyar, Salah Hapus Kutukan

20 Januari 2020   11:05 Diperbarui: 20 Januari 2020   11:28 163 8 4 Mohon Tunggu...
Setan Merah Ambyar, Salah Hapus Kutukan
Liverpool FC | akhbarak.net

PERTANDINGAN super Big Match antara tuan rumah Liverpool versus Manchester United (MU) di pekan ke-23, yang penulis saksikan langsung lewat tayangan layar kaca TVRI, Minggu (19/01/2020), benar-benar menabsihkan si Merah (julukan Liverpool) sebagai kandidat kuat juara Liga Primer Inggris musim 2019/2020.

Si merah mampu mempercundangi setan merah (julukan Manchester United) dengan kemenangan dua gol tanpa balas. Kedua gol tersebut masing-masing diciptakan oleh Virgil Vand Dijk lewat sundulan kepalanya pada menit ke-14 dan sepakan Mohamad Salah pada masa Injury time memasuki menit ke-3.

Dengan kemenangan ini, semakin menegaskan posisi anak asuh Jurgen Klopp berlari kencang sendirian dan kokoh di puncak klasemen dengan poin 64 dari hasil 22 laga. Atau, unggul 16 poin dari Manchester City di posisi kedua. Bahkan jarak poin ini kemungkinan bisa lebih lebar, mengingat si merah masih memiliki simpanan satu pertandingan.

Sedangkan posisi Manchester United setelah ambyar pada pertandingan semalam, sebenarnya tidak mempengaruhi posisinya di klasemen. Sampai pekan ke-23, setan merah masih tetap ada di peringkat ke-5 klasemen dengan 34 poin. Hasil dari sembilan kali menang dan sama-sama menelan tujuh hasil imbang dan kekalahan.

Kendati demikian, posisi setan merah ini menjadi tidak aman, mengingat sewaktu-waktu Wolverhampton Wanderes yang menduduki peringkat ke-6 klasemen juga memiliki poin yang sama. Adama Traore dan kawan-kawan hanya kalah dalam agregat gol.

Jelas, posisi ini akan sangat mengancam kedudukan anak asuh Ole Gunnar Solkjaer untuk bisa lolos otomatis bermain di zona eropa pada musim mendatang.

Sebab, selain The Wolves (julukan Wolverhampton) yang setiap saat bisa menggusur posisi setan merah, masih ada tim lain yang juga menjadi ancaman serius. Yaitu klub promosi yang kini mendapat julukan The Giant killer, Sheffield United.

Anak asuh Chris Wilder itu kini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan hanya terpaut satu poin saja dari The Wolves dan setan merah.

Sebagaimana diketahui, regulasi yang diterapkan oleh federasi sepak bola Inggris (FA), tim yang lolos otomatis ke Europan League atau Liga Eropa adalah tim yang menempati posisi ke-5 klasemen akhir.

Salah Hapus Kutukan
Kemenangan ganda, mungkin itu narasi yang pantas disematkan terhadap tim besutan Jurgen Klopp pada pertandingan semalam versus Manchester United. Kenapa?

Pertama, sebagaimana diketahui, bermain di kandangnya, Anfield, si merah mampu membuktikan timnya sebagai kandidat serius sebagai jawara Liga Primer Inggris, dengan berhasil menundukan setan merah dengan dua gol tanpa balas.

Padahal, tim besutan Ole Gunnar Solkjaer ini adalah satu-satunya tim pada paruh musim pertama yang berhasil mencoreng nilai sempurna si merah dengan memaksakan hasil imbang, 1-1.

Sedangkan kemenangan yang kedua datang dari salah satu pemain andalannya, Mohamad Salah.

Sebagai salah satu striker hebat di Liga Primer Inggris, Hampir seluruh tim yang pernah dihadapinya berhasil dia bobol gawangnya, atau setidaknya mampu memberikan asist.

Tapi, di hadapan MU, segala kehebatan Salah ini seolah tidak ada apa-apanya. Tengok saja, sepanjang karir sepak bolanya, pemain internasional Mesir ini belum mampu mencetak sebiji gol pun.

Peluang untuk membobol gawang setan merah ini terbuka saat dia berseragam si merah pada 2017 lalu. Tapi sayang, seolah terkena kutukan, mantan pemain AS Roma Italia ini tidak pernah mampu mencatatkan namanya di papan skor dalam empat kali pertemuannya dengan setan merah.

Dalam empat kali pertemuannya sejak bergabung dengan Liverpool, mantan pemain AS Roma ini tidak pernah mampu mencatatkan namanya di papan skor.

Kesempatan Salah untuk menghapus stigma negatif itu akhirnya terwujud pada pekan ke-23 saat menjamu MU di Anfield, Minggu (19/01/2020).

Satu golnya yang tercipata pada masa injury time tersebut, memastikan timnya meraih tiga poin dan sekaligus menghapus "kutukan" tidak mampu mencetak gol ke gawang MU.

Wassalam

Referensi: sumber 1, sumber 2

VIDEO PILIHAN