Mohon tunggu...
Eko Irawan
Eko Irawan Mohon Tunggu... Hidup Indah dengan Menulis dan Berbagi

Penulis Sejarah, Budaya, motivasi dan sastra. Pegiat Kampung Sejarah dan Kampung Nila Slilir. Pegiat Sejarah dari Museum Reenactor Ngalam di Kota Malang

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Seribu Alasan Menolakku (Bagian 2)

5 Mei 2021   17:00 Diperbarui: 5 Mei 2021   17:02 61 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Seribu Alasan Menolakku (Bagian 2)
Seribu alasan menolakku dokpri Eko irawan

aku terdiam. Menunggu jawaban. Tapi itu teka teki. Antara iya dan tidak. Abu abu. Tak hitam. Juga tak putih.

Menunggu. Entah sampai kapan. Hanya mampu menunggu. Aku tulus. Tapi diragukan. Seolah aku penipu. Buaya bangsat, yang cari mangsa.

Aku disamakan. Mirip yang diluaran. Semua hanya butuh pembuktian. Jika omong, memang mudah. Bisa settingan. Tapi percayalah, ini sungguhan. Bukan dolanan. Apalagi mainan.

Aku pinang engkau, dengan bismillah. Untuk masa depan bersamamu. Jika ini janji, itu berat. Aku ada, karena ingin berjuang bersamamu. Mewujudkan asa. Milik berdua. Dari kisah tak punya apa apa.

Seribu alasan menolakku. Adalah misteri. Aku tak memaksamu. Tapi kulihat cinta dimatamu. Aku bisa rasakan. Tapi kau tutupi. Tak apa. Karena yang terbaik, kupersembahkan untukmu, kasihku.

Malang, 5 Mei 2021

Oleh Eko Irawan

VIDEO PILIHAN