Mohon tunggu...
Eko Irawan
Eko Irawan Mohon Tunggu... Penulis - Menulis itu Hidup
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Pantang mundur seperti Ikan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Mekar Merekah dalam Cintamu

18 Januari 2021   10:49 Diperbarui: 18 Januari 2021   11:17 163
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mekar Merekah dalam cintamu dokpri

Hidup ini, seharusnya indah bersamamu. Mekar Merekah dalam cintamu. Bunga apapun. Seharusnya indah dipandang. Dirasakan. Dan dekat denganmu. Tanpa syarat.

Cinta itu bunga hati. Obat rindu. Saat tubuh terbelit lelah. Pikiran beraduk dunia. Masalah yang tak kunjung usai. Dan perkara yang datang silih berganti.

Aku memujamu. Kau tahu tak banyak mimpiku. Hanya satu saja. Bersamamu. Karena kaulah bunga terindah. Yang tak pernah layu. Dihatiku.

Bukan soal harta. Itu juang kita berdua. Dia akan datang, saat kita bisa hening. Satukan tekad, untuk semangat. Karena ada doa terkuat, untuk saling menerima. Saling mendukung. Saling memaklumi. Saling menguatkan.

Cinta yang satukan. Agar kita tak pernah lelah. Tak perlu drama berlebih. Ini tentang aku dan dirimu saja. Lalui detik detik hidup. Nafas yang menghidupi. Menjalani apa adanya. Syukuri tanpa keluh kesah.

Memandangmu buatku bahagia. Pegang erat tanganku untuk bersama. Menjemput takdir cinta kita berdua. Milik kita sendiri. Hasil juang kita berdua. Bersamamu pasti bisa.

Malang, 18 Januari 2021

Oleh Eko Irawan

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun