Mohon tunggu...
Eko Irawan
Eko Irawan Mohon Tunggu... Hidup Indah dengan Menulis dan Berbagi

Penulis Sejarah, Budaya, motivasi dan sastra. Pegiat Kampung Sejarah dan Kampung Nila Slilir. Pegiat Sejarah dari Museum Reenactor Ngalam di Kota Malang

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Rel Memori Saat Agresi

13 November 2020   02:29 Diperbarui: 13 November 2020   02:40 83 9 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Rel Memori Saat Agresi
Foto Agresi Militer di Malang 31 Juli 1947, tawangsarikampoengsedjarah.wordpress.com

Rel trem jaman penjajahan. Menyimpan sejuta kenangan. Saat penjajah berdatangan. 31 Agustus 1947 di kayutangan.

suara tank berderu. Api perang menyerbu. Angkuhnya penjajah bergerak menyapu. Menyisir semua pojok kayutangan yang berdebu.

Rel memori saat agresi. Mereka datang menginjak nurani. Menjajah bumi Pertiwi. Merenggut kemerdekaan bangsa ini.

Rel yang terpendam ini. Menyimpan semangat berapi. Dipertahankan antara hidup atau mati. Berjuang untuk harga diri. 

Akankah ditimbun sejarahmu. Akankah dilupakan memorimu. Ini kenangan pejuangmu. Yang rela mati untuk harga kemerdekaanmu.

Rel ini hanya benda mati. Dipendampun akan ditelan bumi. Tapi jagalah setiap memori. Agar semangat juang tak pernah mati.

Jaman memang harus maju. Tapi kenang pahlawanmu. Kayutangan menyimpan sejarahmu. Banggalah anak bangsamu

Berilah tanda ini pernah ada. Pernah berjasa. Hari ini ada karena perjuangan mereka. Demi tanah air dan bangsa. Merdeka.

_______________________

Mengenang perjuangan kayutangan Malang, 31 November 2020 disaksikan rel trem yang dilupakan

Oleh Eko Irawan 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x