Mohon tunggu...
Eka Febianto
Eka Febianto Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - pelajar

saya hobi membaca komik

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Jejak Kasih Nenek

29 Mei 2024   10:34 Diperbarui: 29 Mei 2024   10:36 43
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

jejak kasih nenek

pembuat karya : Eka Febianto

Di bawah sinar mentari terik,
Nenek duduk tenang di kursi goyang.
Matanya bercahaya, penuh cerita,
Mengalir dari masa lalu yang kaya.

Rambut putihnya berkibar lembut,
Menyapu kenangan di setiap hembus angin.
Tangan gemetar, tetapi kuat dan lembut,
Menyentuh hati dengan kasih yang tak terbatas.

Dari bibirnya, cerita-cerita muncul,
Seperti sungai yang tak pernah kering.
Memori indah, dan sedih yang mendalam,
Mengalir dalam lagu-lagu masa lalu.

Nenek, simbol kebijaksanaan dan cinta,
Menyala seperti bintang di langit malam.
Di setiap bait puisi, kita merasakan
Keajaiban dari seorang nenek yang istimewa.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun