Mohon tunggu...
Eggi Alvado Da Meisa
Eggi Alvado Da Meisa Mohon Tunggu... KaNg EdoY

jika kamu mencari orang yang sanggup merubah hidupmu menjadi lebih baik, lihatlah ke cermin

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Dampak yang ditimbulkan Akibat Wabah Covid-19 terhadap Lingkungan

2 Mei 2020   20:41 Diperbarui: 2 Mei 2020   20:54 2384 0 0 Mohon Tunggu...

Coronavirus atau biasa disebut dengan virus corona, ini merupakan salah satu bagian dari virus yang dapat menyebabkan sebuah gangguan pada infeksi saluran pernafasan, mulai dari ringan hingga yang berat, gejala yang ditimbulkan sama seperti dengan penyakit flu pada umumnya. Terdapat beberapa jenis virus corona yang dapat menyebabkan penyakit yang serius, seperti :

  • Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV)
  • Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV)
  • Pneumonia

Pada bulan November 2002, virus jenis SARS diketahui mulai muncul di Tiongkok, hingga kemudian virus mulai muncul ke berbagai Negara, salah satunya Negara Indonesia. Penyebaran virus SARS ini bisa dibilang melebar cukup luas ke berbagai Negara didunia. Pada pertengahan 2003 akhirnya epidemi SARS ini mulai berakhir dan menjangkiti 8.089 orang dari berbagai dunia. Sekitar 774 orang mesti kehilangan nyawa akibat dari virus SARS ini yang menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan berat.

Pada akhir Desember 2019 lalu, muncul virus corona jenis baru yaitu Covid-19 dan virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China. Covid-19 ini diketahui mampu menular dengan sangat cepat dan telah menyebar luas hampir ke semua Negara hanya dalam waktu beberapa bulan, termasuk salah satunya Indonesia. Di tahun 2020 pada bulan Januari, virus corona ini mulai menyebar ke berbagai Negara dan kasus Covid-19 ini mulai menyebar di Indonesia pada Maret 2020.

Dengan beredarnya virus corona ini, telah membuat gempar seluruh masyarakat dunia. Hal ini membuat berbagai Negara mulai menerapkan kebijakan lockdown, guna untuk mencegah penyebaran virus corona tersebut. Di Negara Indonesia sendiri, pemerintah menetapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menghambat penyebaran Covid-19 ini. Kemudian bagaimana perubahan yang terjadi pada lingkungan terkait wabah virus corona ini ? apakah memiliki dampak yang serius bagi lingkungan ?

Dikutip dari Nationalgeographic.co.id, bahwa sejak adanya pandemi Covid-19 yang menyebar luas ke berbagai Negara, membuat beberapa Negara menerapkan kebijakan karantina wilayah untuk mengurangi resiko penularan. Kebijakan yang diambil ini, membuat warga harus berdiam diri tetap tinggal dirumah dan warga juga dihimbau agar tidak berkerumun dengan banyak orang.

Institusi pendidikan seperti Universitas dan sekolah-sekolah juga mulai menerapkan #BelajarDariRumah, beberapa kantor perusahaan juga menerapkan hal seperti itu #BekerjaDariRumah, kemudian jumlah dan waktu operasional transportasi umum kini juga dibatasi, karena demi mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas.

 Dengan langkah-langkah yang dilakukan ini, banyak yang mengatakan bahwa kondisi bumi menjadi lebih baik dan sehat. Nampaknya dengan menyebar luasnya virus corona ini, telah memberikan pengaruh positif terhadap polusi udara secara global.

Saat China mulai menyatakan lockdown terkait penyebaran virus corona yang semakin liar, dari citra satelit menunjukkan bahwa tingkat polusi udara yang ada di China mengalami penurunan yang drastis. Selain itu di Italia juga melaporkan bahwa pencemaran udara mulai berkurang, bisa dibilang emisi karbon dunia mengalami penurunan terbesar sejak Perang Dunia II.

Selain itu tingkat polusi dan emisi global yang menurun, juga disebabkan karena industry tidak melakukan operasi akibat wabah Covid-19 ini. Jika melihat kondisi yang seperti ini, ditengah-tengah pandemi Covid-19 yang begitu memprihatinkan, wabah dari Covid-19 ini juga dapat memberikan pengaruh positif bagi lingkungan, akan tetapi jika melihat dampak yang ditimbulkan dari Covid-19 secara lebih luas lagi, memang terdapat banyak hal yang ditimbulkan.

Banyak manusia yang harus kehilangan nyawa mereka dan perekonomian dunia juga terpengaruh akibat Covid-19 ini. Masyarakat  memang menginginkan lingkungan dapat berubah menjadi lebih baik, tetapi selain itu masyarakat juga ingin kembali menjalani aktivitas keseharian dengan normal kembali. Butuh supporting policy untuk mengatasi masalah iklim, bukan karena wabah yang mengorbankan banyak nyawa manusia dan disertai krisis ekonomi.

Situasi dan kondisi yang seperti secara tidak langsung menjadikan pelajaran bagi umat manusia, bahwa betapa pentingnya menjaga bumi dan tidak serakah, maka alam pun nantinya akan memberikan hasil yang baik, seperti contoh udara segar misalnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN