Mohon tunggu...
Efrem Siregar
Efrem Siregar Mohon Tunggu... Jurnalis - Tu es magique

Peminat topik internasional. Pengelola FP Paris Saint Germain Media Twitter: @efremsiregar

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Nancy Pelosi Minta Militer AS Waspadai Trump dengan Tombol Nuklirnya

9 Januari 2021   03:32 Diperbarui: 9 Januari 2021   04:23 1348
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Presiden Donald Trump. (Foto: AP via Kompas.com)

Saat dicek ke akun Twitternya, Trump tidak mengungkit sama sekali soal nuklir dalam cuitan terbarunya hari ini, 9 Januari 2021.

Sama halnya dengan pemberitaan media.

Kantor berita AP turut menurunkan berita tentang permintaan Pelosi untuk mencegah akses nuklir kepada Trump.

Dalam beritanya berjudul Pelosi seeks to curb Trump's nuclear power, plans to impeach, AP melaporkan, pembicaraan Pelosi dengan Jenderal Mark Milley adalah "untuk membahas tindakan pencegahan yang tersedia dalam mencegah presiden yang tidak stabil memulai permusuhan militer atau mengakses kode peluncuran" untuk perang nuklir.

Lebih lanjut, AP menjelaskan, meski Presiden memiliki otoritas untuk memerintahkan peluncuran nuklir, komandan militer dapat menolak perintah tersebut jika itu dianggap ilegal.

AP melanjutkan bahwa Trump tidak membuat ancaman demikian (Trump has been making no such threats).

Tetapi Pelosi mengatakan situasi "presiden yang tidak terkendali ini sangat berbahaya."

Oalah...

Jadi menurut asumsi saya, ini sebatas langkah antisipasi dari Pelosi. 

Tidak ada ancaman serius dari Donald Trump.

Tapi, melihat kekhawatiran Pelosi soal tombol nuklir ini, sebegitu menyeramkan kah Donald Trump ini dalam pandangan sebagian rakyat Amerika?

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun