Mohon tunggu...
Efrain Limbong
Efrain Limbong Mohon Tunggu... Nasionalis

Menulis Untuk Edukasi

Selanjutnya

Tutup

Kandidat

Pemimpin Visioner dan Realistis dalam Geopolitik Sulteng

27 November 2020   12:18 Diperbarui: 27 November 2020   12:39 131 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pemimpin Visioner dan Realistis dalam Geopolitik Sulteng
Pasangan Hebat dalam Pilgub Sulteng. Doc Hidayat Lamakarate

Perjalanan keliling wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam kontestasi Pilkada serentak oleh Pasangan Hidayat Lamakarate - Bartholomeus Tandigala (Hebat), bukan sekedar perjalanan elektoral semata, namun lebih dari pada itu adalah perjalanan untuk meyakinkan publik, tentang kepemimpinan yang membumi. Yakni pemimpin yang visioner namun juga realistis serta diterima kehadirannya oleh masyarakat.

Maka momentum kampanye terbatas dijadikan kesempatan oleh Pasangan Hebat untuk menjawab kegalauan publik akan dialektika Kepemimpinan daerah. Yakni kegalauan atas pertanyaan yang senantiasa mencuat dalam setiap perhelatan poltik, yakni apa sebenarnya yang dibutuhkan dari seorang Pemimpin bagi masyarakatnya.

Sebuah pertanyaan yang gampang gampang susah untuk dijawab. Namun bagi Pasangan Hebat pertanyaan itu sudah berulang ulang kali dijawab dan diyakinkan dihadapan masyarakat yang ditemui. 

Yakni yang dibutuhkan adalah pikiran dan tindakannya yang mencerminkan sikap kerakyatan itu sendiri. Pemimpin yang bisa menempatkan dirinya bukan untuk kepentingannya, tapi lebih dari pada itu untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat Sulteng.

Kapan dan dimana pun, seorang Pemimpin harus bisa menempatkan dirinya secara inklusif. Tidak elitis, lebih lebih bersikap eksklusif. Ibarat peribahasa "duduk sama rendah, berdiri sama tinggi" seperti itulah Pemimpin yang bisa beradaptasi dalam situasi dan kondisi apapun. Itulah Pemimpin yang membumi, visioner dan realistis.

Bukan perkara mudah untuk bisa bertemu masyarakat untuk menarasikan Kepemimpinan yang membumi dalam bentang wilayah Sulteng yang luas. Dibutuhkan energi ekstra, semangat yang meluap luap serta intensitas yang tinggi dalam berjuang. Intinya memiliki political will alias kemauan politik yang kuat untuk melakukan semua itu.

Jika sampai hari ini Pasangan Hebat masih terus berkeliling Sulteng dalam protap kesehatan sebagai komitmen perjuangan geopolitik, itulah dialektika kepemimpinan Pasangan Hebat untuk menghadirkan kepemimpinan yang membumi. 

Waktu yang tersisa terus dimanfaatkan dengan baik untuk menjumpai masyarakat yang merindukan bertemu Pemimpin mereka. Jadilah mata bertemu mata, dan wajah bertemu wajah dalam sebuah kesadaran politik

Gunakan motor untuk kampanye. Doc : Hidayat Lamakarate
Gunakan motor untuk kampanye. Doc : Hidayat Lamakarate

Bisa meyakinkan masyarakat akan kehadiran Pemimpin yang bisa duduk sama rendah dengan rakyat, adalah potret Pemimpin yang  Hebat. Yakni sosok Pemimpin yang  kita yakini akan dapat bertindak adil, dan setara untuk segenap rakyatnya. 

  • Dan syukurlah sikap responsif dan penerimaan masyarakat terhadap Pasangan Hebat adalah bukti dan jawaban atas kerinduan hadirnya pemimpin yang ideal dan pro rakyat.

Bertindak adil adalah sebuah keniscayaan dan keharusan bagi seorang Pemimpin. Adil adalah cerminan dari sikap visioner yang melihat wilayah Sulteng dalam kerangka geopolitik yakni dalam satu kesatuan wilayah. Tidak dalam dikotomi kewilayahan dalam sentuhan pembangunan daerah.

Maka mutlak bagi seorang Pemimpin untuk mengenal dan mengetahui kondisi masyarakatnya, termasuk di daerah terisolir sekalipun. Untuk bisa mengetahui kondisinya, maka harus didatangi walau resikonya melalui medan berat. 

Dan itulah yang sudah dilakukan pasangan Hebat dengan mendatangi langsung daerah tersebut. Rasanya momentum itu akan menjadi pesan politik yang tidak dilupakan oleh masyarakat yang dikunjungi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x