Mohon tunggu...
Efa GabreliaArneli
Efa GabreliaArneli Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Universitas Palangka Raya

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Bagaimana Peran Kebijakan Moneter Pada Bank Indonesia Terhadap Perkembangan Pasar Uang? Berikut Penjelasannya

2 Desember 2022   13:50 Diperbarui: 2 Desember 2022   13:56 75
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Perkembangan pasar uang yang stabil menjadi syarat utama  bagi negara berkembang untuk mengembangkan negara tersebut.Kebijakan moneter dapat mempengaruhi pasar uang pada saat kebijakan moneter bersifat ekspesioner, masyrakat dan masyarakat memiliki uang dan meningkatkakn pengeluaran.

Beberapa kebijakan moneter di indonesia, yaitu:

  • Memberikan bantuan berupa pinjaman jangka pendek dengan suku bunga yang besar
  • Menerbitkan surat utang negara
  • Mmeproses pinjam meminjam dana secara langsung di pasar uang antar bank dalam periode waktu seminggu

Pengendalian moneter di pasar uang dapat dilakukan dengan menerbitkan instrument dalam pengendalian moneter di pasar uang dan jual beli instrumen keuangan dengan jangka waktu lebih dari setahun. Pemerintah melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia untuk mempercepat digitalisasi sistem pembayaran Indonesia untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi.

Dalam pengendalian moneter di pasar uang Bank Indonesia menetapkan sarana -- sarana yang digunakan, yaitu:

  • Sarana yang dipergunakan pada pelaksanaan transaksi dalam pengendalian moneter di pasar uang
  • Sarana yang dipergunalan pada penyelesaian transaksi dalam pengendalian moneter di pasar uang
  • Sarana yang dipergunakan pada pemantauan pengendalian moneter di pasar uang

Pada saat melakukakan pemantauan Bank Indonesia dapat meminta informasi, data - data, dan juga keterangan yang diperlukan pada pelaku transaksi dalam pengendalian pasar uang. Umtuk membentuk pengaturan yang komprehensif yang mencakup seluruh aspek pengendalian kebijakan moneter di pasar uang yang mendukung perkembangan perekonomian, Bank Indonesia telah menetapkan peraturan Bank Indonesia Nomor 23/18/PBI/2021 tentang pengendalian moneter (PBI/23/2021) yang mulai berlaku pada tanggal 31 desember.

Bank Indonesia juga selalu mengoptimalkan strategi kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pemulihan ekonomi dengan bebafai langkah, berikut langkah langkah tersebut

  • Memperkuat kebijakan nilai tukar rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar yang sejalan dengan mekanisme pasar dan fundamental ekonomi
  • Melanjutkan kebijakan transparansi suku Bungan dasar kredit dengan pendalaman pada perkembangan komponen suku bunga secara granural.
  • Memastikan kecukupan uang, distribusi uang, dan layanan kas dalam rangka menyambut bulan Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri 2022
  • Mendorong kesiapan penyedia jasa pembayaran khususnya pjp first mover, untuk mengimplementasikakan standar nasional open API
  • Memperkuat kebijaakn nternasional dengan memperluas kerja sama dengan Bank Aentral dan otoritas negara mitra lainnya

Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan komite stabilitas keuangan guna mengendalikan inflasi menjaga stbilitas pasar uang dan sistem keuangan dan juga meningkatkan pembiayaan kepada dunia usaha pada sektor sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Bank Indonesia akan meneruskan akselerasi digital dan memperkuat sistemyang cepat dan murah dalam rangka mendorong konsumsi masyarakat untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Bank Indonesia memiliki tujuan yaitu untuk mencapai kestabilan nilai rupiah. Tujuan ini tercantum dalam UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia yang diubah melalui Undang Undang No.3 Tahun 2004 dan Undang Undang No. 6 Tahun 2009 pada pasal 7. Kestabilan rpiah yangdimaksud di atas memiliki 2 dimensi. Dimensi yang pertama adalah kestabilan rupiah terhadap harga -- harga barang dan jasa yang tercermin dari perkembangan laju inflansi. Dimesi yang kedua adalah kestabilan rupiah terhadap mata uang negara lain.

Dalam upaya mecapai tujuan tersebut Bank Indonesia menerapkan kerangka kebijakan moneter Inflation Targetting Framework atau bisa disebut juga ITF. Kerangka tersebut dibuat sesuai dengan mandate dan aspek kelembagaan yang diamatkan oleh undang -- Undang. Sasaran utama dalam kerangka ini adalah inflansi. Ban Indonesia tetap terus melakukan berbagai macam penyempurnaan kerangka kebijakan moneter, sesuai dengan perubahan -- perubahan dinamika dan tantangan perekonomian yang terjadi.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun