Mohon tunggu...
Edowai
Edowai Mohon Tunggu... BopuneVoice

Resmi RMPE

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Bupati Deiyai Kecewa dengan Kinerja Kepala-kepala OPD

12 Juni 2019   04:40 Diperbarui: 12 Juni 2019   04:45 0 0 0 Mohon Tunggu...
Bupati Deiyai Kecewa dengan Kinerja Kepala-kepala OPD
dokpri

Kompasiana Deiyai -- Bupati Deiyai, Ateng Edowai,S.Pd.K., mengaku sangat kecewa terhadap capaian kinerja para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan kabupaten Deiyai saat melakukan Rapat Koordinasi Kerja di kediaman bupati kabupaten Deiyai, Waghete, (11/06), Selasa malam.

Dalam giat rapat yang dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Deiyai, Marthen Ukago,SE.,M.Si., itu turut hadir para kepala distrik di lima distrik, pimpinan OPD, Sekwan Kabupaten Deiyai serta bupati Deiyai.

Bupati meminta dukungan penuh dari segenap pimpinan OPD agar menjalankan tugas dengan baik sebagai kepala daerah sesuai dengan Visi dan misinya.

"Saya dalam menjalankan tugas sebagai Bupati murni mau melayani kepada masyarakat. Saya minta kepada kepala-kepala OPD yang tidak dapat mendukung program saya dan sudah tidak berkeinginan bekerja utk Kabupaten Deiyai agar memundurkan diri secara baik karena masih banyak orang yg ingin bekerja untuk mendukung saya dalam membangun Kabupaten Deiyai", tegas Edowai saat memberikan kepada bawahannya.

Menurutnya, dia sudah memberikan jabatan pimpinan OPD sesuai dengan keterwakilan dari semua Marga yang ada di Deiyai dan secara adil meskipun sebagian dari OPD yg menjabat saat ini adalah lawan politik pada saat Pilkada namun tidak membedakan hal tersebut.

Namun, pada pelantikan Pimpinan OPD ke depanya akan dilantik sesuai penilaian kinerja selama enam bulan.

"Koreksi diri sendiri perihal kinerja masing-masing semua tindakan dan perbuatan harus dipertanggung jawabkan. Apakah kinerja selama ini sudah bekerja dan sudah mendukung visi dan misi kami atau tidak ?", tanya bupati tegas.

Lanjutnya, kata Edowai perlu diketahui bahwa bupati dan wakil bupati memunyai visi dan misi yang harus didukung oleh para pimpinan OPD bukan menjadi musuh dan mengalangi kinerja bupati dan wakil bupati.

"saya menjabat selama tiga bulan masih bingung dengan penggunaan DPA di masing-masing dinas karena masih banyak Pimpinan OPD yang tidak melaporkan perihal penggunaan dan pertanggung jawaban penggunaan DPA", kesal Edowai.

Mantan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Deiyai itu juga menjelaskan Kabupaten Deiyai hadir untuk masyarakat Deiyai maka bekerja dan melayani harus dengan hati untuk masyarakat.

"Jadi selama tiga bulan kinerja saya semua untuk masyarakat saya tegaskan kita semua putra daerah yg harus melaksanakan program pembangunan secara berkesinambungan demi kesejahteraan Rakyat", terangnya.

Bupati mengesalkan tidak disiplinya para Pimpinan OPD dalam melaksanakan tugas selama ini sangat berpengaruh dalam pelaksanaan program pembangunan Deiyai.

"saya rasa para pimpinan OPD yg tidak disiplin tidak mendukung kinerja saya", tutupnya kesal.

Kompasiana Deiyai -- Bupati Deiyai, Ateng Edowai,S.Pd.K., mengaku sangat kecewa terhadap capaian kinerja para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan kabupaten Deiyai saat melakukan Rapat Koordinasi Kerja di kediaman bupati kabupaten Deiyai, Waghete, (11/06), Selasa malam.

Dalam giat rapat yang dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Deiyai, Marthen Ukago,SE.,M.Si., itu turut hadir para kepala distrik di lima distrik, pimpinan OPD, Sekwan Kabupaten Deiyai serta bupati Deiyai.

Bupati meminta dukungan penuh dari segenap pimpinan OPD agar menjalankan tugas dengan baik sebagai kepala daerah sesuai dengan Visi dan misinya.

"Saya dalam menjalankan tugas sebagai Bupati murni mau melayani kepada masyarakat. Saya minta kepada kepala-kepala OPD yang tidak dapat mendukung program saya dan sudah tidak berkeinginan bekerja utk Kabupaten Deiyai agar memundurkan diri secara baik karena masih banyak orang yg ingin bekerja untuk mendukung saya dalam membangun Kabupaten Deiyai", tegas Edowai saat memberikan kepada bawahannya.

Menurutnya, dia sudah memberikan jabatan pimpinan OPD sesuai dengan keterwakilan dari semua Marga yang ada di Deiyai dan secara adil meskipun sebagian dari OPD yg menjabat saat ini adalah lawan politik pada saat Pilkada namun tidak membedakan hal tersebut.

Namun, pada pelantikan Pimpinan OPD ke depanya akan dilantik sesuai penilaian kinerja selama enam bulan.

"Koreksi diri sendiri perihal kinerja masing-masing semua tindakan dan perbuatan harus dipertanggung jawabkan. Apakah kinerja selama ini sudah bekerja dan sudah mendukung visi dan misi kami atau tidak ?", tanya bupati tegas.

Lanjutnya, kata Edowai perlu diketahui bahwa bupati dan wakil bupati memunyai visi dan misi yang harus didukung oleh para pimpinan OPD bukan menjadi musuh dan mengalangi kinerja bupati dan wakil bupati.

"saya menjabat selama tiga bulan masih bingung dengan penggunaan DPA di masing-masing dinas karena masih banyak Pimpinan OPD yang tidak melaporkan perihal penggunaan dan pertanggung jawaban penggunaan DPA", kesal Edowai.

Mantan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Deiyai itu juga menjelaskan Kabupaten Deiyai hadir untuk masyarakat Deiyai maka bekerja dan melayani harus dengan hati untuk masyarakat.

"Jadi selama tiga bulan kinerja saya semua untuk masyarakat saya tegaskan kita semua putra daerah yg harus melaksanakan program pembangunan secara berkesinambungan demi kesejahteraan Rakyat", terangnya.

Bupati mengesalkan tidak disiplinya para Pimpinan OPD dalam melaksanakan tugas selama ini sangat berpengaruh dalam pelaksanaan program pembangunan Deiyai.

"saya rasa para pimpinan OPD yg tidak disiplin tidak mendukung kinerja saya", tutupnya kesal.