Mohon tunggu...
Guido Gusthi Abadi
Guido Gusthi Abadi Mohon Tunggu... Penulis - Spiritual-Being

Seorang Mahasiswa Psikologi yang mempunyai interest di bidang Filsafat, Sosial, Psikologi, Teologi, Agama, Spiritual, dan Literasi.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Langsung Khusyuk, Begini Teknik Shalat agar Nikmat

24 Oktober 2021   21:53 Diperbarui: 24 Oktober 2021   22:31 341
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Source : Devianart.com

(Q.S Al-Mukminun : 1-2)

Jika ruh shalat adalah khusyuk, silahkan intropeksi diri, apakah shalat kita selama ini sudah benar? Apakah sudah khusyuk? Jika belum, maka kita harus tahu teknik bagaimana agar shalat bisa khusyuk, silahkan :

1. Memahami Makna Bacaan di dalam Shalat

Mau khusyuk, tetapi bacaan shalat saja tidak mengerti, bagaimana toh? Faktanya, banyak sekali orang Indonesia yang tidak paham makna dari bacaan shalat yang mereka ucapkan setiap hari itu, lebih jauh, bahkan tak mengerti arti dari ayat-ayat di surat Al-Fatihah. Isi bacaan-bacaan di dalam shalat tak lain adalah pengagungan kepada Allah, doa-doa dan pujian. 

Jika kita tak paham pengagungan dalam rukuk, misalnya, maka coba jelaskan kepada saya, bagaimana caranya bisa khusyuk? Arti bacaan "subhanarabbial 'azhim" di dalam rukuk bermakna "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung", dengan meresapi makna ini, maka akan timbul ketundukan dalam hati karena Allah hadir di dalam hatinya, yang selanjutnya akan berbuah khusyuk dalam rukuknya.

Juga dalam duduk di antara dua sujud, ada doa-doa yang terlalu baik untuk tidak kita ketahui maknanya, "rabbighfirlii, warhmanii, wajburnii, warfa'nii, warzuqnii, wahdinii", ini bersumber dari hadits nabi yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Artinya bagus sekali, yaitu "Ya Allah ampunilah aku (rabbighfirlii), rahmatilah aku (warhamni), perbaikilah keadaanku (wajburnii), tinggikanlah derajatku (warfa'nii), berilah aku rezeki (warzuqnii), dan berilah aku petunjuk (wahdinii). 

Dengan doa yang seperti ini, sangat disayangkan jika tidak paham artinya, karena doa ini juga dapat menjadi sugesti yang baik untuk kita, dan tentunya akan menghadirkan ketundukan pada Allah karena sejatinya kita sedang membutuhkan Dia dalam doa ini. 

Bayangkan, dengan dua bacaan ini saja, anda sudah bisa merasakan khusyuk dalam gerakannya, apalagi jika anda paham seluruh makna bacaan shalat? Maka khusyuk akan segera hadir di dalam diri anda, Insya Allah.

2. Memahami Makna Gerakan Shalat

Selain paham bacaan shalat, kita juga harus paham makna gerakan shalat kita, karena sejatinya gerakan-gerakan dalam shalat bukan hanya sekedar rukun dan gerakan kosong saja, Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya' Ulumuddin menjelaskan makna-makna setiap gerakan shalat, misalnya gerakan sujud, yang merupakan posisi terendah seorang manusia, di mana kepala mereka sejajar dengan tanah sementara bokong mereka lebih tinggi dari kepala mereka, bagi mereka yang meresapi ini, maka akan timbul seketika kekhusyukan dalam hatinya, terlebih bacaan dalam sujud yaitu "subhanarabbiyal a'la" berarti Maha Suci Tuhan-ku Yang Maha Tinggi, dengan posisi terendah dan pujian untuk Tuhan Yang Tertinggi, ketika kita memaknai keduanya secara bersamaan, maka akan semakin bertambah khusyuk kita. 

Sekarang sudah banyak artikel ataupun buku yang membahas makna gerakan dalam shalat, cari segera dan pelajari, jangan sia-siakan umur anda shalat dengan tidak mengetahui makna-makna dari gerakan maupun bacaannya. Saya sendiri ada menulisnya di Quora, anda bisa klik disini Makna Gerakan Shalat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun