Mohon tunggu...
Eddy Mesakh
Eddy Mesakh Mohon Tunggu... Wiraswasta - WNI cinta damai

Eddy Mesakh. Warga negara Republik Indonesia. Itu sa! Dapat ditemui di http://www.eddymesakh.com

Selanjutnya

Tutup

Catatan Artikel Utama

Jelang 2015 dalam Bidikan Lensa

1 Januari 2015   13:59 Diperbarui: 17 Juni 2015   14:02 176
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption id="attachment_344298" align="aligncenter" width="630" caption="Ribuan warga sekitar kompleks Botania Garden, Batam Centre, menanti pesta kembang api sambil menikmati penampilan penyanyi dangdut nan sexy, Rabu (31/12/2014) (eddymesakh)"][/caption]

Semarak pergantian tahun di Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (31/12/2014).  Tapi ini hanya situasi yang saya potret di sekitar kediaman kami, Kompleks Botania Garden, Batam Centre.

Lho, mana penyanyi dangdut nan sexy mempesona itu? Maaf, karena padatnya penonton yang membludak di depan panggung hiburan, fotografer andal ini tak kuasa merangsek ke barisan depan untuk memotret rok mini nan menawan hati sang biduan. Kita hanya bisa memandangnya dari kejauhan seperti foto berikut ini.

[caption id="attachment_344299" align="aligncenter" width="630" caption="Aksi panggung penyanyi dangdut berbalut busana sexy nan menggetarkan hati, Rabu (31/12/2014). Sayang, sang biduan tak bisa dipandang secara seksama lantaran kami dibatasi jarak dan lautan manusia... :D (eddymesakh) "]

1420066725155559121
1420066725155559121
[/caption]

Penonton boleh padat, tapi penjual terompet ini tampaknya kurang beruntung malam ini. Tak sampai sepuluh menit lagi tahun akan berganti, tapi puluhan terompet masih setia  menemani sang penjual. Padahal sudah diobral murah dari Rp 7.000 menjadi Rp 3.000 per terompet.

[caption id="attachment_344301" align="aligncenter" width="630" caption="Sang penjual sudah banting harga dari Rp 7.000 menjadi Rp 3.000 per terompet, tapi tampaknya tak ada lagi peminat. Orang-orang lebih suka menanti pesta kembang api dibanding meniup terompet tahun baru. (eddymesakh)"]

1420067526378604355
1420067526378604355
[/caption]

Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama, maka dua anggota TNI ini bergabung di antara ribuan warga untuk memantau situasi keamanan. Tak ada polisi berseragam di sekitar lokasi ini, namun sebenarnya mereka tetap memantau secara tertutup (tidak berseragam).

[caption id="attachment_344302" align="aligncenter" width="630" caption="Dua anggota TNI asyik menikmati hiburan segar dari biduan sexy di atas pentas. Meski asyik menikmati hiburan, dua sosok berkaus Angkatan ini selalu waspada memantau situasi. Kehadiran dua sosok bertubuh tegap ini cukup bikin keder siapapun yang mencoba berbuat macam-macam di sekitar lokasi ini. (eddymesakh)"]

1420067777287991331
1420067777287991331
[/caption]

Sementara di jalan raya, warga terus mengalir mendatangi lokasi di mana sesaat lagi pesta kembang api akan dimulai. Arus lalu lintas tersendat lantaran para pengendara mobil dan sepeda motor enggan meninggalkan kendaraannya dan memilih menyaksikan pesta kembang api dari tengah jalan.

[caption id="attachment_344304" align="aligncenter" width="630" caption="Arus lalu lintas mulai tersendat jelang pesta kembang api dimulai (eddymesakh)"]

14200683461061743624
14200683461061743624
[/caption]

Di sisi jalan yang lain, lapak penjual terompet mulai sepi ditinggal para pembeli untuk menyaksikan ledakan bunga api di udara. Mudah-mudahan terompetnya masih bisa dijual lagi esok pagi, 1 Januari 2015. Jika tidak, mungkin bisa disimpan untuk dijual saat pergantian tahun menuju 2016.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Catatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun