Mohon tunggu...
Eddo Richardo
Eddo Richardo Mohon Tunggu... Mantan Jurnalis media grup Jawa Pos

Ikhtiar, Menuju kehidupan yang hakiki

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Bupati Bangka Bersama Danrem Panen Jagung

13 Juli 2017   18:02 Diperbarui: 13 Juli 2017   18:08 0 0 0 Mohon Tunggu...
Bupati Bangka Bersama Danrem Panen Jagung
Salam komando Bupati Bangka bersama Danrem dan Penanggungjawab Upsus Pajel Pusat wilayah Babel. (Dok. Humas Pemkab Bangka)

MENDOBARAT-Bupati Bangka, Ir. H. Tarmizi Saat bersama dengan Danrem 045 Gaya, Kolonel (Inf) Abdurrahman melakukan panen jagung di areal pertanian Bupati Bangka di Desa Kemuja seluas kurang lebih 1 hektar, Kamis (13/7/2017).

Bupati Bangka dalam sambutannya mengatakan, dirinya memang berprinsip bahwa tanah apapun di Kabupaten Bangka ini bisa ditanami asalkan dikelola dengan kesungguhan hati  dimana dirinya telah membuktikan bahwa lahan bekas tambang timah pun bisa menghasilkan padi. Untuk itulah, dirinya bersama dengan Polda Babel juga telah melakukan penanaman holtikultura di lahan bekas tambang sehingga nantinya di daerah Pemali bisa dijadikan sentral agrowisata Kabupaten Bangka.  

Panen jagung. (dok. Humas Pemkab Bangka)
Panen jagung. (dok. Humas Pemkab Bangka)
Untuk panen jagung di lahan pertanian di Desa Kemuja, Bupati Bangka menerangkan bahwa penanaman Jagung di areal pertanian padi di Kemuja adalah salah satu cara untuk memutus siklus hama dan juga memanfaatkan lahan kosong yang pada bulan Agustus nantinya akan ditanami padi.

Bupati juga mengharapkan kerjasama dengan TNI dalam hal percepatan pembangunan pertanian, pembuatan jalan, rumah layak huni, serta jambanisasi akan terus dilanjutkan sehingga nantinya masyarakat bisa merasakan peningkatan perekonomian.

''Kita yakin bahwa Kabupaten Bangka bisa mencapai target 50 persen untuk kebutuhan padi. Saya juga tetap keliling ke desa-desa untuk melihat potensi desa agar perekonomian masyarakat bisa bergerak cepat,''ungkap Bupati Bangka.

Areal penanaman jagung di Kemuja. (Dok. Humas Pemkab Bangka)
Areal penanaman jagung di Kemuja. (Dok. Humas Pemkab Bangka)
Sementara itu, Danrem 045 Gaya, Kolonel (Inft) Abdurrahman dalam sambutannya mengatakan, bahwa apa yang dilakukan Bupati Bangka memang luar biasa karena tidak hanya memberikan janji dan tidak hanya memerintah tapi juga memberikan bukti dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam bidang pertanian sehingga daerah Kabupaten Bangka bisa bergerak cepat dalam sektor pertanian.

''Seperti kata Pak Bupati bahwa tidak ada tanah yang tidak bisa dimanfaatkan. TNI hanya bersifat pendampingan saja dan kerjasama ini akan terus dilanjutkan serta kita akan melaporkan ke pimpinan keberhasilan Pemda Bangka ini. Kita juga berharap masyarakat bisa mandiri dengan mengolah sendiri pertaniannya dengan pengalaman dan pendampingan yang diberi selama ini,''ungkap Danrem.

Bupati Bangka dan istri panen jagung. (dok. Humas Pemkab Bangka)
Bupati Bangka dan istri panen jagung. (dok. Humas Pemkab Bangka)
Sedangkan Penanggungjawab Upsus Pajale Pusat wilayah Babel, Haris dalam sambutannya mengatakan bahwa lokasi pertanian di Kemuja ini lahan yang strategis untuk pengolahan pertanian yang mana pada tahun 2017 ini, Kabupaten Bangka mendapat wilayah paling luas untuk penanaman Padi Jagung Kedelei (Pajale)  yakni seluas 2900 hektar sehingga Kelompok tani jangan ragu untuk bertani.

Untuk areal penanaman jagung yang telah ditanami sejak 3 bulan yang lalu seluas lebih kurang satu hektar yang diperkirakan akan menghasilkan jagung sebanyak 3 ton yang mana setelah panen jagung ini lahan tersebut akan ditanami padi serta nantinya areal penanaman jagung seluas 200 hektar di Kemuja juga harus disiapkan. 

Dalam kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bangka, Hj. Mina, istri Danrem 045 Gaya, Dandim Bangka, kepala SKPD Pemda Bangka, para penyuluh pertanian serta masyarakat. (Eddo Richardo/Humas Pemkab Bangka)