Mohon tunggu...
I Ketut Suweca
I Ketut Suweca Mohon Tunggu... Dosen - Dosen - Pencinta Dunia Literasi

Kecintaannya pada dunia literasi membawanya suntuk berkiprah di bidang penulisan artikel dan buku. Baginya, hidup yang berguna adalah hidup dengan berbagi kebaikan, antara lain, melalui karya tulis.

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Menelisik Manfaat Kebiasaan Menulis bagi Pensiunan!

1 Mei 2024   14:54 Diperbarui: 2 Mei 2024   05:38 202
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Menulis sebagai sebuah pilihan saat pensiun (Sumber gambar: id.lovepik.com).

Ada banyak pilihan kegiatan atau pekerjaan bagi mereka yang sudah memasuki masa pensiun. Antara lain, aktif berkebun atau bekerja di sawah, bekerja di restoran, menjadi dosen, konsultan, dan menjadi penulis. Aktivitas yang disebut terakhir ini tidak jarang dilakukan oleh para pensiunan. Ya, mereka mengisi waktu dengan menulis.

Pada artikel kali ini, penulis akan menelisik lebih jauh apa saja manfaat kebiasaan menulis bagi para pensiunan yang memutuskan menjadi penulis. Selain itu, pada bagian akhir artikel, juga akan diberikan contoh mereka yang hingga lanjut usia masih tetap produktif menulis.

Manfaat Menulis, Apa Saja? 

Mari kita mulai membahasnya dari sisi manfaat menulis bagi pensiunan terlebih dahulu.

Pertama, memperkuat ingatan dan fokus.

Kegiatan menulis sangat berperan dalam membantu mempertahankan bahkan meningkatkan kemampuan mengingat. Dengan menulis, aktivitas kognitif benar-benar diaktifkan sehingga penurunan daya ingat bisa dikurangi atau setidaknya dihambat.  

Dengan kegiatan menulis, pikiran difokuskan pada apa yang sedang ditulis. Jadi,  menulis itu adalah usaha melatih dan membiasakan pikiran untuk fokus pada suatu hal yang sedang ditulis. Hal ini akan berkembang dan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan untuk fokus.  

Selain itu, penguatan fokus akan mengikis kemungkinan menjadi overthinking atau terlalu banyak berpikir tentang berbagai hal.

Kalau kebiasaan overthinking ini dipelihara, bukan tidak mungkin si empunya akan menjadi stres karenanya. Mengapa? Penelitian menunjukkan bahwa 80 persen dari pikiran-pikiran yang terlintas itu bermuatan negatif. Dengan kata lain, jauh lebih banyak hal-hal negatif yang terpikirkan daripada yang positif.

Nah, dengan aktif menulis, baik menulis buku, artikel, dan jenis tulisan lainnya, akan membantu para pensiunan untuk memperkuat daya ingat sekaligus melatih fokus atau konsentrasi, tidak membiarkan pemikiran terombang-ambing untuk memikirkan hal-hal yang tidak perlu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun