Mohon tunggu...
I Ketut Suweca
I Ketut Suweca Mohon Tunggu... PNS, Dosen, Penulis, dan Pencinta (Berat) Literasi

Kecintaannya pada dunia literasi membawanya suntuk berkiprah di bidang penulisan artikel dan buku. Baginya, hidup yang berguna adalah hidup dengan berbagi kebaikan, antara lain, melalui karya tulis.

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Anda Ingin Memengaruhi Orang Lain? Begini Caranya!

29 Maret 2021   19:39 Diperbarui: 31 Maret 2021   04:34 151 21 10 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Anda Ingin Memengaruhi Orang Lain? Begini Caranya!
Ilustrasi interaksi yang saling memengaruhi (Sumber: thebalancecareers.com)

Dalam pergaulan sosial, saling memengaruhi menjadi bagian yang tidak bisa dihindari, disadari atau tidak. Kalau tidak orang lain memengaruhi Anda, Anda-lah yang memengaruhi orang lain, atau sama-sama memengaruhi. Interaksi sosial pada intinya adalah komunikasi yang bermuara pada upaya saling memengaruhi.

Tergantung kemudian pada individunya, apakah ia lebih sering dipengaruhi ataukah justru dia yang lebih sering memengaruhi orang lain.

Memahami pengetahuan pengaruh-memengaruhi ini menjadi penting dalam pergaulan sosial. Inilah yang menjadi bekal bagi siapa pun tatkala berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.

Barangkali timbul pertanyaan, bagaimana sih cara memengaruhi orang lain? Sifat atau sikap dasar apa yang penting untuk diketahui dan dipraktikkan agar bisa memengaruhi orang lain, entah itu di dalam organisasi, di komunitas, atau di lingkungan tempat kita tinggal.

Mari kita bahas lebih lanjut dengan meneropong dari aspek psikologi manusia dan naluri alami yang menyertainya.

Berempatilah!

Pertama, empati. Empati  dapat dimaknai sebagai kemampuan untuk memahami apa yang dirasakan orang lain, kemampuan melihat dari sudut pandang orang lain, dan kemampuan membayangkan dan merasakan diri sendiri dalam posisi orang tersebut.

Empati memainkan peran yang sangat penting dalam membangun dan menjaga hubungan dengan sesama manusia. Kaitannya dengan memengaruhi, maka pendekatan melalui empati adalah salah satu jalan terbaiknya.

Empati hendaklah dilakukan dengan hati yang tulus dan jujur. Jangan berpura-pura berempati. Sikap pura-pura itu akan mudah kentara, mudah ditebak. Empati yang keluar dari hati akan sampai ke hati.

Orang yang berempati memiliki beberapa ciri, di antaranya, ia cepat respek atau peduli terhadap penderitaan atau kesulitan orang lain. Dia selalu tergugah untuk membantu mereka yang mengalami kesulitan. Ia pandai memehami perasaan orang lain. Ia juga seorang pendengar yang baik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN