Mohon tunggu...
Amalia Fitriyani
Amalia Fitriyani Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswi Manajemen Universitas Pamulang

Hai sobat kompasiana! Mari sapa saya di Instagram @amaliaftrnn & wattpad @eclatailes

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Pemanfaatan dan Pelestarian Tanaman Herbal di Masa Pandemi, Apakah Mungkin?

1 Agustus 2021   10:10 Diperbarui: 5 September 2021   20:17 68 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pemanfaatan dan Pelestarian Tanaman Herbal di Masa Pandemi, Apakah Mungkin?
https://beritagar.id/artikel/sains-tekno/9600-tanaman-obat-indonesia-belum-dimanfaatkan-dengan-optimal

Bagaimana kabarnya? semoga dalam keadaan baik-baik saja ya. Kita sudah berapa lama sih menghadapi kondisi pandemi di Indonesia ini? pastinya sudah sangat lama dan merasa jenuh ya tentunya. Indonesia sudah tertular virus ini sejak awal tahun, dimana pada saat itu angka kematian di Indonesia akibat pandemi masih rendah.

 Beberapa ahli kesehatan memberikan himbauan untuk memperkuat imun kita dengan rutin mengkonsumsi makanan 4 sehat, 5 sempurna, rutin mengkonsumsi vitamin, dan juga rutin mengkonsumsi beberapa ramuan herbal untuk membangun double proteksi didalam tubuh.

Untuk ramuan herbal sendiri itu apa sih?

Ramuan herbal adalah minuman yang bahan bakunya bahan-bahan alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Diantaranya, ada Jahe, Meniran, Sambiloto, Kumis Kucing, Daun Tempuyung, Sosor Bebek, Pegagan, dan masih banyak lagi.

Di Indonesia sendiri, dikenal sebagai negara yang kaya akan rempah-rempah, tanaman-tanaman yang memiliki khasiat tinggi.Untuk pengolahannya sendiri tidak boleh sembarangan lho, harus ada pengawasan dari BPOM, juga resep dan porsi yang imbang nan sesuai ya. Jika ingin belajar membuat sebaiknya didampingi oleh ahlinya.

Belakangan ini, Empon-empon sering banyak diperbincangkan oleh masyarakat. Karena, kabarnya empon-empon ini merupakan ramuan berbentuk tanaman-tanaman kering yang tinggal diseduh saja seperti teh.

Empon-empon berasal dari kata rempah-rempah yang berbentuk kumpulan rerempahan, dimana rerempahan atau tanaman ini sudah dalam bentuk diawetkan dengan cara dikeringkan jadi aman untuk tubuh, selama dikonsumsi tidak berlebihan. Biasanya cukup 1x sehari setiap pagi.

Empon-empon atau rerempahan ini biasanya, dijual dengan kemasan plastik ukuran 1x seduh. Satu bungkus biasanya diseduh dalam gelas besar takaran kurang lebih 200ml air panas mendidih. Namun dalam keadaan pandemi seperti ini alangkah baiknya membuat sendiri, bisa menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan.

Dalam meramu empon-empon atau rerempahan sendiri, harus menggunakan bahan yang fresh atau segar agar tidak mempengaruhi rasa, bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain adalah :

-3 ruas jari kunyit

-2 ruas jari jahe merah

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x