Mohon tunggu...
Sucahyo AdiSwasono@PTS_team
Sucahyo AdiSwasono@PTS_team Mohon Tunggu... Wiraswasta - Bakul Es :

Pegiat Komunitas Penegak Tatanan Seimbang (PTS); Call Center: 0856 172 7474

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Pasukan Bola Garuda Kita: Era Erick Thohir dan Shin Tae-yong

14 September 2023   05:14 Diperbarui: 17 September 2023   01:36 216
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Input sumber gambar: bola.com

Kemenangan di setiap laga bagi Timnas Bola Garuda Indonesia, adalah ujung hasil akhir yang sangat diharap oleh publik pendukung dan pecinta bola nasional. Merindu dendam akan sebuah kemenanganlah yang diimpikan dan didambakan, terlepas apakah dalam menggapai kemenangan itu diperoleh dengan bermain bola yang secara teamwork enak ditonton atau tidak. Dan, akan menjadi sempurna dalam memenuhi harapan publik bola yang haus kemenangan atas Timnas Bola Garuda Kita, apabila sudah menang plus disuguhi permainan yang apik nan cantik dalam mengocek bola setiap kali berhadapan dengan lawan tandingnya, dan tampil sebagai juara di ajang turnamen bola internasional. 

Begitulah keinginan dan harapan publik pendukung dan pecinta bola terhadap Timnas Bola Garuda Kita yang cukup lama dalam penantian untuk bisa menorehkan prestasi di kancah laga tanding internasional, yakni penahbisan sebagai sang juara.

Namun pada akhirnya, dalam proses berbenah diri secara perlahan tapi pasti, setelah akar masalah atau sumber penyakit yang berakibat pada senyapnya prestasi dari Timnas Bola Garuda Kita selama ini yang disebut-sebut berpangkal pada ruwetnya (tak sehatnya) manajemen di tubuh induk organisai federasi bola nasional kita (PSSI), mulai nampak terjawab. Yakni, setelah dilakukan reformasi kepengurusan menuju manajemen organisasi yang profesional, bersih dari mafia bola sebagai biang keladi dari kenapa Timnas Bola Garuda Kita menjadi miskin prestasi di kancah bola internasional. 

Apalagi dengan hadirnya coach Shin Tae-yong (STY) sebagai sang juru taktik sepak bola asal Korea Selatan itu berhasil membawa perubahan yang signifikan terhadap perkembangan sepak bola tanah air menuju ke arah yang lebih baik, serta berhasil menyelamatkan Timnas Bola Garuda Kita dari keterpurukan prestasi dalam kurun waktu puluhan tahun sebelumnya.

Menjadi juara bola SEA Games 2023 di Kamboja, merupakan tonggak awal dari kepengurusan baru PSSI yang dikomandani oleh sang ketua umum, Erick Thohir, hasil KLB PSSI yang digelar pada 16 Februari 2023 di Hotel Shangri La, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Puasa gelar juara di rentang waktu penantian panjang selama 32 tahun pun terjawab (kali terakhir sebagai juara bola SEA Games pada 1991).

Sekalipun pada kejuaraan bola SEA Games 2023 kali ini tidak di bawah naungan langsung oleh coach STY, dan di bawah  naungan coach Indra Sjafri (IS) yang notabene adalah local pride, namun yang patut digarisbawahi bahwa sentuhan dari STY sebagai pelatih sepak bola yang visioner tak bisa diabaikan dalam bersinergi dengan IS, sekaligus berbagi tugas dalam menangani Timnas Bola Garuda Kita. 

STY lebih difokuskan menangani Timnas U-20, sedangkan IS harus turun gunung sebagai direktur Teknik PSSI guna menangani Timnas U-22 dalam berlaga di SEA Games 2023 usai ditunjuk oleh PSSI. 

Hal itu tak lepas dari demi sedikit mengurangi beban dan padatnya agenda STY dalam bertugas menangani Timnas Bola Garuda kita di semua level, dari Kelompok Umur hingga Timnas Senior. Itulah salah satu pertimbangan PSSI mengapa menunjuk IS menjadi pembesut Timnas U-22 di ajang bola SEA Games 2023.

Alhasil, IS sukses membawa Timnas U-22 menjadi juara bola SEA Games 2023. Lantas, apa yang ditorehkan oleh STY sepanjang karirnya dalam menangani Timnas Bola Garuda Kita secara keseluruhan?

Membawa Timnas Senior melenggang ke putaran final Piala Asia 2024, menghantar Timnas U-20 ke Piala Asia, dan yang teranyar adalah sukses membawa Timnas U-23 lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024 usai menjadi pemuncak Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 dengan mengalahkan Taiwan dan Turkmenistan. Itulah torehan prestasi yang dibukukan oleh STY.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun