Sucahyo AdiSwasono
Sucahyo AdiSwasono

Bakul Es : "Dunia" Es Plus Mie

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Seonggok Cinta di Bahtera Asa

7 Desember 2018   02:00 Diperbarui: 7 Desember 2018   03:55 101 0 0

Di lambung kerinduan hidup dalam mau-Mu kumulai setitik demi setitik, tak peduli

Lolong dan ocehan dari peraut bersimbah jelaga, pengabdi berhala kusut nan marut

Berpijak bertumpu atas tetesan sang pembimbing semesta dalam bingkai lelaku sang teladan kehidupan, wujud nyata tergurat dalam sejarah peradaban

Meski telah dibengkokkan oleh pelaku penyeleweng dalam pergumulan hitam putih dan abu-abu, hingga saat ini yang masih berdigdaya

Berpantang surut langkahku walau masih sejengkal kutempuh, belum apa-apa belum beri makna pada sekitar sebagai raihan alam nyata

Dan, ku tak diam dalam hampa budaya samudra cita bahtera dengan seonggok cinta, labuhan jiwa yang akan terjelma

Dari riuhnya para pengobral dusta dan duka nestapa kepada penyembah nafsu berhala...

Rindu dendam pada bahtera cita dan cinta, kian bergayut di relung kalbu meski belum kunjung menampakkan seraut muka, aku pun tak putus bersenandung dalam doa...

Bilakah ?