Mohon tunggu...
Nur Hidayah
Nur Hidayah Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa Biasa

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

KKN di Tengah Pandemi: Tingkatkan Pemahaman Kurangi Jumlah Korban

27 Juli 2020   00:32 Diperbarui: 27 Juli 2020   00:36 47 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
KKN di Tengah Pandemi: Tingkatkan Pemahaman Kurangi Jumlah Korban
dok. pribadi

Magelang - Aktivitas Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi salah satu agenda perguruan tinggi yang ikut terhambat pelaksanaannya akibat Covid-19. Menimbang dengan semua kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring membuat praktik KKN di Universitas Sebelas Maret pun dialihkan menjadi KKN online seputar Covid-19.

KKN Covid UNS menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia disesuaikan dengan tempat tinggal masing-masing mahasiswa atau dapat dikatakan KKN individu di desa sendiri.

Nur Hidayah merupakan Mahasiswa Sosiologi UNS yang mengikuti  KKN Covid pada tahap 3 yang dimulai 2 Juni-17 Juli 2020. Bertempatkan di Botton II, mahasiswa bimbingan Bapak Eksa Rusdiyana, SP., M.Sc. ini mengangkat tema 'Peningkatan Pemahaman Masyarakat Seputar Covid-19' dengan melaksanakan empat program kerja.

Program kerja yang pertama, yakni dengan membuat poster dan video yang mengandung informasi terkait covid-19, new normal, PHBS, dsb. Selain itu, disosialisasikan pula mengenai pemakaian dan perawatan masker kain yang dibagikan secara cetak kepada warga. Upaya edukasi secara daring ini dibuat semenarik dan sejelas mungkin agar mudah dimengerti oleh masyarakat.

Selanjutnya, Nur juga menggalakan gerakan mencuci tangan dengan sabun, khususnya pada anak-anak yang kala itu masih sering bermain bersama di luar rumah. Pertama-tama membuat video tutorial mencuci tangan yang baik dan benar. Kemudian membuat poster untuk ditempel bersamaan dengan penempatan ember dan sabun untuk cuci tangan.

Penempatan yang tadinya dilakukan di RT 4 saja, kemudian diperlebar di empat RT di RW 6. Dikarenakan sasaran utama adalah anak-anak, Nur mengajak anak di sekitar rumah ketua RT 4 untuk menyimak edukasi mencuci tangan secara langsung dan mempraktikkannya.

Mahasiswa Sosiologi Angkatan Tahun 2017 ini selanjutnya membuat buku saku berisikan Covid-19. Buku saku tersebut diperuntukkan untuk anak-anak jenjang Sekolah Dasar (SD) mengingat akan memasuki masa belajar mengajar secara langsung di sekolah pada pertengahan Bulan Juli.

Selain berisikan cerita dalam bentuk komik, buku tersebut dilengkapi dengan panduan new normal dibidang pendidikan, panduan untuk menjaga jarak, cuci tangan,  bermain yang aman, dsb. Buku tersebut dicetak dan dibagikan pada anak-anak yang sebelumnya mengikuti praktik mencuci tangan.

Kegiatan terakhir yang dilakukan adalah edukasi pentingnya APD saat penyemprotan disinfektan. Sebelumnya, Nur membuat video berisikan cara pembuatan disinfektan yang disebarkan secara online dan poster mengenai panduan keamanan menyemprot disinfektan, seperti penggunaan penutup wajah, masker, dan sarung tangan. Juga disertai dengan himbauan penggunaan pakaian berlengan panjang, kemudian himbauan segera membersihkan diri dan mencuci pakaian yang dikenakan saat penyemprotan.

Edukasi terkait Covid-19, seperti penggunaan dan perawatan masker; mencuci tangan menggunakan sabun; dan penggunaan APD saat penyemprotan dilengkapi dengan barang-barang yang dibutuhkan untuk kegiatan praktik edukasi di masyarakat.

Kegiatan KKN dengan program kerja seperti di atas mendapatkan respon positif oleh warga RW.6 Wilayah Botton II, Kota Magelang, khususnya partisipan anak-anak. Kota Magelang sendiri saat ini telah merambah ke zona hijau. Jalanan serta Alun-alun kini mulai ramai, akan tetapi Pemerintah Kota Magelang tetap menghimbau agar masyarakat tetap menaati protokol kesehatan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x