Mohon tunggu...
trlltt
trlltt Mohon Tunggu... a learner

just write what i want

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Corona di Korea

2 Juli 2020   21:49 Diperbarui: 2 Juli 2020   22:37 11 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Corona di Korea
coronavirus-in-south-korea-5efdf19a097f3638e709f812.jpg

Apa yang terbayang di pikiran kalian jika mendengar atau membaca nama Korea Selatan? Apakah wajah cantik member Blackpink, adegan romantis Kapten ri, atau bayangan tteokbokki panas yang disajikan oleh ahjumma di pinggir jalan? Benar, akan ada beribu gambaran ketika mendengar nama Korea Selatan, Negara dengan sebutan Negeri Ginseng ini adalah salah satu Negara yang terkenal karena standar kecantikan yang begitu tinggi. Namun dibalik lika-liku kehidupan peridolan dan bedah plastik yang membuat standar kecantikan mereka begitu tinggi, ternyata banyak fakta lain dari Korea Selatan yang patut diacungi jempol.

Salah satu hal baik yang bisa kita tiru dari Korea Selatan adalah bagaimana cara mereka menanggulangi wabah covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini. Beberapa negara, termasuk Indonesia hingga hari ini masih bergulat dengan konfirmasi kasus postif yang masih menyentuh angka seribu di tiap harinya. Hal ini sangat berbeda jauh dengan kondisi covid-19 di Korea Selatan sana, per tanggal 01 Juli 2020 kemarin angka konfirmasi postif covid-19 di Korea Selatan berjumlah 54 kasus. Untuk perbandingannya, bisa kita perhatikan dua buah grafik di bawah ini.

capture-png-5efdb343097f36149938aa62.png
capture-png-5efdb343097f36149938aa62.png
korea-png-5efdaff1d541df11930927b2.png
korea-png-5efdaff1d541df11930927b2.png
Bagaimana? Sangat berbeda jauh bukan? Kesuksesan Korea Selatan dalam menanggulangi wabah ini tentunya tidak lepas dari campur tangan pemerintah untuk keselamatan masyarakatnya. Selain itu, Korea Selatan sendiri merupakan negara maju yang makmur hingga pemerintah mereka sanggup untuk melakukan metode RT-PCR untuk mendeteksi covid-19 secara massal. Bahkan disediakan drive thru untuk mengambil sampel lendir bagi pengedara mobil. Spesimen lendir itu juga sama-sama dianalisis di laboratorium terdekat. Hasil positif atau negatif dari uji laboratorium itu kemudian disimpan dalam database untuk keperluan penanganan medis. 

Selain melakukan tes massal, Korea Selatan juga memberlakukan social distancing dengan memanfaatkan aplikasi untuk mendeteksi pergerakan dari pasien positif covid-19 dan memberitahukan kepada masyarakat lokasi terinfeksi untuk sebaiknya dihindari dan menjauh dari tempat tersebut. Transparansi informasi dan data ini sangat baik untuk membangun kepercayaan masyarakat dan menjauhkan masyarakat dari hoax-hoax yang tidak bertanggungjawab.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Per tanggal 01 Juli 2020 ini kasus konfirmasi positif di Indonesia masih menyentuh angka 1.385, bukan angka yang bagus mengingat betapa sulitnya tenaga medis di garda depan kelelahan dan berkorban untuk kita. Tapi coba kita lihat masyarakat saat ini,wah  bukan main keinginan mereka untuk berkumpul nongkrong sampai-sampai tidak peduli akan bahaya dari covid-19 yang mungkin akan mendatangi mereka. Solusi paling bijak yang harus diterapkan oleh masyarakat Indonesia adalah dengan mengikuti kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, mengingat sekarang kita telah masuk ke tahap new normal dan kegiatan yang tertunda mulai berangsur-angsur kembali seperti sedia kala. Apa saja kewajiban yang harus dijalani sebagai warga negara yang baik? Hal yang paling ditekankan adalah menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga kebersihan dan selalu menjaga jarak dengan orang lain, jika tiga hal tersebut diterapkan dengan baik semoga saja wabah ini cepat pergi meninggalkan Negara kita tercinta. 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x