Mohon tunggu...
Dwi sulistianingsih.
Dwi sulistianingsih. Mohon Tunggu... Guru - Sang pemimpi

Pecinta Karya

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen | Roda Kehidupan

9 Oktober 2017   10:35 Diperbarui: 9 Oktober 2017   10:59 3597
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Roda  kehidupan

Ketika bumi berputar

Tiada insan sanggup menghentikanya

Ketika langkah salah berpijak

Tiada hati mau membantunya

Mereka hanya memandang penuh hinaan

Terasa kalbu ini rapuh tak terelakan

Bak istana pasir kecil di tepi pantai

                                                                                                       Hancur porak poranda

Ketika ombak kecil membelainya

Begitulah kalbu ini tengah merasa

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun