Mohon tunggu...
Dwiky AuliaNingrum
Dwiky AuliaNingrum Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Jember

Banyuwangi

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Mahasiswa KKN BTV 3 Dampingi Toko Kelontong dan Inovasi Keripik Pisang Varian Rasa

19 September 2021   17:22 Diperbarui: 30 September 2021   06:00 113 0 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Mahasiswa KKN  BTV 3 Dampingi Toko Kelontong dan Inovasi Keripik Pisang Varian Rasa
Gambar. Keripik Sangbuana berbagai varian rasa

Kabar gembira buat kamu para pecinta camilan, kini hadir Keripik Sangbuana (Keripik Pisang Banyuwangi Enak) dengan berbagai varian rasa.

Keripik Sangbuana ini merupakan hasil kreativitas mahasiswa KKN BTV 3 Universitas Jember bersama salah satu pelaku usaha Toko Kelontong di Desa Sumberagung, kecamatan Pesanggaran, kabuapaten Banyuwangi.

Desa Sumberagung merupakan desa dengan topography berupa dataran rendah yang di kelilingi oleh bukit dan gunung dengan banyak aliran sungai, sebagian wilayahnya juga di batasi oleh laut, perkebunan dan hutan. Sumber daya alam yang melimpah membuat Desa Sumberagung memiliki potensi besar dalam mengembangkan perekonomian masyarakat

Melihat adanya sumberdaya alam Desa Sumberagung yang melimpah serta belum adanya pemanfaatan secara maksimal maka mahasiswa KKN BTV 3 UNEJ berinisiatif melakukan pemberdayaan wirausaha masyarakat terdampak Covid19 dengan memanfaatkan sumberdaya alam berupa buah pisang yang kemudian diolah menjadi keripik pisang berbagai varian rasa.

Mahasiswa KKN sebelum melakukan pendampingan produksi keripik pisang terlebih dahulu membantu sasaran KKN memperbaiki tampilan toko melalui penataan dan cek kualitas barang. Penataan barang ini merupakan faktor penting bagi pelaku usaha toko kelontong.

Penataan barang yang baik dan menarik dinilai dapat meningkatkan kenyamanan konsumen saat berbelanja. Selain itu barang yang dijual juga perlu dilakukan cek terkait kemasan dan tanggal kadaluarsanya sehingga kualitas serta keamanan produk yang dijual oleh toko terjamin.

Dalam upaya pencegahan dan antisipasi Covid19 mahasiswa KKN juga membuat poster himbauan mematuhi protokol kesehatan, ajakan cuci tangan, dan ketersediaan barang penunjang di masa pandemi seperti masker, sabun cuci tangan, vitamin, minuman herbal dan produk lainnya yang mana produk tersebut sering di cari oleh masyarakat.

Selain itu sebagai bekal bagi sasaran KKN dalam menjalankan usahanya maka mahasiswa KKN juga memberikan berbagai penyuluhan dalam bentuk kelas KKN. Kelas KKN 1  dilaksanakan dirumah sasaran dengan materi cara melakukan sanitasi pangan mulai dari persiapan produksi pangan, pengolahan, hingga penyajian dan cara memilih bahan pangan yang sehat dan aman.

Kemudian pada minggu berikutnya dilaksanakan Kelas KKN 2 dengan materi tentang branding dan packaging dalam peningkatan nilai jual suatu produk. Pada kelas KKN ini sekaligus melakukan diskusi bersama sasaran terkait nama produk keripik pisang yang akan diproduksi dan kemasan yang akan digunakan.

Berdasarkan hasil diskusi bersama sasaran kemudian terbentuk nama produk (brand) Keripik Sangbuana (Keripik Pisang Banyuwangi Enak) yang selanjutnya dimuat dalam logo dan label kemasan. Jenis kemasan yang digunakan disini adalah standing pouch berbahan plastik bening sehingga nantinya dapat memberikan kesan pertama keripik pisang yang baik dan menarik bagi calon konsumen.

Kemudian pada minggu yang sama juga dilaksanakan Kelas KKN  3 dengan materi tentang digital marketing. Dengan digital marketing pelaku usaha dapat memperluas pasar dan menjangkau calon konsumen lebih luas daripada penjualan secara konvensional.Hasil dari penyuluhan pada kelas KKN ini adalah terbentuknya akun email, shopee, whatsApp business, instagram, dan google maps yang dapat digunakan sebagai media pemasaran keripik pisang varian rasa secara digital.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...
Lihat Konten Bisnis Selengkapnya
Lihat Bisnis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan