Mohon tunggu...
Deva Nurrafida
Deva Nurrafida Mohon Tunggu... Mahasiswa

Inspirasi dari berbagai imajinasi dan realitas

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Pidato Budaya Literasi bagi Masa Depan Pendidikan Indonesia

5 Agustus 2020   07:52 Diperbarui: 5 Agustus 2020   07:45 1133 7 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pidato Budaya Literasi bagi Masa Depan Pendidikan Indonesia
Indonesia Krisis Literasi di Era Revolusi Industri 4.0. Sumber: Kompasiana.com dan suaramerdeka.com


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Selamat siang semuanya. Apa kabarnya hari ini? semoga semuanya sehat selalu ya.

Pertama-tama yang saya hormati Ibu Sulis Setiawati selaku dosen pengampu mata kuliah Retorika.  Dan teman-teman semua yang saya banggakan.

Marilah kita awali siang yang berbahagia ini dengan memanjatkan puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat.

Tak lupa salawat serta salam kita curahkan kepada baginda kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya.
Hadirin yang saya hormati. Hari ini saya akan menyampaikan pidato dengan judul "Budaya Literasi Bagi Masa Depan Pendidikan Indonesia".

Perlu kita ketahui, Central Connecticut State University (CCSU) merilis peringkat literasi dunia pada Maret 2016. Pemeringkatan ini dibuat berdasar 5 indikator, yaitu (1) kesehatan literasi negara, (2) pendidikan, (3) perpustakaan, (4) surat kabar, dan (5) ketersediaan komputer.

Negara tercinta kita Indonesia menempati peringkat ke-60 dari 61 negara. Indonesia masih unggul dari negara Bostwana yang berada di peringkat akhir. Sedangkan negara yang menempati peringkat pertama adalah Finlandia, lalu disusul Norwegia, dan Islandia. Tentunya hal ini sangat memprihatinkan bukan?

Sumber: Pustakawan Jogja
Sumber: Pustakawan Jogja

Hadirin yang berbahagia. Berdirinya saya di sini adalah mengajak para hadirin untuk memupuk minat membaca dan membudayakan literasi, terutama bagi generasi penerus bangsa.

Kita semua tahu, buku merupakan jendela dunia, buku juga merupakan jembatan ilmu. 

Dengan membaca kita dapat menambah informasi dan pengetahuan yang belum kita ketahui sebelumnya. Dan dengan membaca kita dapat menambah kosakata-kosakata baru, yang dapat kita digunakan saat berkomunikasi dengan orang lain.

Saya memiliki 2 cara agar budaya literasi dapat tumbuh pada diri kita dan lingkungan kita, terutama di rumah kita sendiri. Cara pertama dibagi menjadi 3 tahap, yaitu:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN