Mohon tunggu...
Gobin Dd
Gobin Dd Mohon Tunggu... Buruh - Orang Biasa

Menulis adalah kesempatan untuk membagi pengalaman agar pengalaman itu tetap hidup.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Efeknya Setelah 2 Bulan Kontrol Makan dan Minum Manis

29 September 2022   19:21 Diperbarui: 2 Oktober 2022   21:15 320 29 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi foto minuman manis. Foto: Dok. Shutterstock via Kompas.com

Saat ini, saya sementara melakukan diet Intermittent Fasting (IF). IF menekankan puasa dan makan dalam jangka waktu tertentu. Saya mengambil langkah 18 jam puasa dan 8 jamnya jendela untuk makan.

Biasanya, kalau saya buka puasa di jam 12/1 siang, makan terakhir berkisar pada pukul 6/7. Tak lagi makan setelah pukul 7 malam hingga di hari berikut.

Dua bulan sudah saya menjalankan program diet ini. Bagian dari program diet ini adalah membatasi diri atau mengontrol diri untuk tak mengonsumsi makanan dan minuman yang berasa manis dan bersoda tinggi.

Upaya ini tak gampang. Sebabnya, lingkungan di mana saya tinggal sudah sangat lekat dengan makanan dan minuman yang berkadar manis.

Sebagai latar belakang singkat, saya tinggal di salah satu provinsi di bagian Utara Filipina. Di sini, konsumsi minuman dan makanan berasa manis sudah menjadi hal yang biasa. Olahan makanan begitu lekat dengan bumbu-bumbu berkadar gula.

Minuman ringan yang bersoda dan berkadar gula tinggi gampang dijumpai. Bahkan kalau ada acara seperti pesta atau pun bertamu ke rumah orang, yang lebih disajikan oleh tuan rumah adalah minuman bersoda. Sangat jarang menjumpai air putih. 

Sama halnya juga cara penyiapan makanan. Kerap kali gula dijadikan bagian dari bumbu masakan.

Sulit untuk menghindari situasi ini apalagi berstatuskan sebagai tamu. Maka dari itu, saya coba membuat strategi tertentu agar konsumsi gula pun terkontrol.

Strategi pertama adalah selalu membawa air minum sendiri. Ketika ditawarkan minuman bersoda, saya selalu menolak karena saya membawa air putih. Juga, tak segan-segan untuk meminta air minum daripada mengonsumsi minuman manis dan bersoda.

Selain itu, coba mencari makanan yang tak berasa manis. Menjauhi kue-kuean dan makanan lain yang berkadar gula tinggi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan