Mohon tunggu...
Gobin Dd
Gobin Dd Mohon Tunggu... Buruh - Orang Biasa

Menulis adalah kesempatan untuk membagi pengalaman agar pengalaman itu tetap hidup.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Rumah Hiburan Malam Tanpa Pengunjung, Pekerja Pilih Pulang Kampung

6 Agustus 2020   19:17 Diperbarui: 6 Agustus 2020   19:08 116
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Rumah Hiburan Malam. Sumber foto: Forbes.com

Aktivitas dunia malam biasa menghiasi kota-kota besar di Filipina. Ada pelbagai rupa dunia malam yang bisa ditemukan.

Tidak ketinggalan di ibukota provinsi di mana saya tinggal. Kota ini bisa ditempuh dengan 7-8 jam perjalanan dari kota Metropolitan Manila.

Di kota ini, rumah-rumah yang melekat dunia malam terletak pada satu tempat. Saat menyebut nama dari tempat itu, semua orang pasti mengasosiasikan dengan pergi ke tempat hiburan malam. Walaupun pada kenyataannya hanya pergi tempat yang sama arah.

Pernah saya menjawab jika saya pergi ke tempat itu. Padahal, saya tidak masuk ke dalam rumah itu. Kami pun pergi sewaktu siang hari. Tidak ada aktivitas di tempat itu.

Namun, mendengar itu banyak teman yang berkelakar. Bahkan mereka mulai mencari tahu apa yang saya lakukan di tempat itu.  

Sampai hari ini, saya tidak tahu sejak kapan tempat hiburan malam itu dibangun. Beberapa kali Saya menanyakan penduduk sekitar tentang kapan tempat itu dibangun. Banyak yang mengatakan jika tempat itu dibangun beberapa tahun terakhir ini. Kesimpulan saya adalah tempat itu baru di kalangan masyarakat.

Menurut beberapa orang juga sebelumnya tempat-tempat hiburan malam tersebar di beberapa tempat di kota itu. Lalu, pihak pemerintah menempatkan di satu tempat.

Tempatnya terletak di pinggir sungai. Jauh dari keramaian dan rumah penduduk.

Baru ada tujuh rumah dengan tampilan berbeda. Bisa jadi, tempat in akan berkembang bila menimbang perkembangan kota ini.

Model bangunannya, ada yang terbuka dan ada yang terlihat tertutup dengan satu pintu tanpa jendela di bagian depan.

Untuk menambah kesan menarik, rumah-rumah itu dihiasi oleh pelbagai lampu. Lampu berwarna merah menjadi pemandangan yang biasa. Akan tetapi kalau siang hari, deretan rumah itu tidak terlihat menarik. Hanya bangunan biasa. Bahkan beberapa di antaranya tidak bercat sama sekali.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun