Mohon tunggu...
Gobin Dd
Gobin Dd Mohon Tunggu... Buruh - Orang Biasa

Menulis adalah kesempatan untuk membagi pengalaman agar pengalaman itu tetap hidup.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Ambo, Taifun Pertama Tahun 2020 di Filipina dan Ancamannya di tengah Pandemi

15 Mei 2020   17:59 Diperbarui: 15 Mei 2020   18:13 177
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Situasi yang terjadi karena taifun Ambo di salah satu daerah di Filipina. Sumber foto: CNN Philippines.com

Sementara Filipina mulai menamai taifun untuk tingkat lokal sejak tahun 1963. Karena konteksnya lokal, badan cuaca Filipina mengambil dari nama-nama lokal, bergender wanita dan seturut aturan alfabetical.

Sejak saat itu, kalau di Filipina, satu taifun mempunyai dua nama. Nama internasional dan nama lokal berdasar penamaan Filipina.

Sejak tahun 2000, secara internasional, penamaan taifun itu diminta dari negara-negara yang tergabung dalam agen meteorologi internasional. Ada 14 negara. Umumnya, negara-negara yang kerap berdampak serius karena taifun.

Sebagaimana perubahan penamaan yang dilakukan pada tingkat internasional, Filipina juga mulai memperbaharui dalam proses penamaan. Sejak tahun 2001, penamaan taifun itu tidak hanya diambil dari satu gender lagi. (wikipedia.org. Typhoons in the Philippines).

Kehadiran taifun memberikan tantangan serius bagi negara pada setiap tahun. Tahun ini, tantangan ini kian berat karena Filipina yang sementara berjuang dalam penanganan pandemi korona.

Dampak dari taifun ini bisa memaksa masyarakat untuk berevakuasi. Biasanya, selain tempat-tempat publik, pemerintah sudah membangun banyak tempat evakuasi. Barangkali sudah terbiasa berhadapan dengan persoalan taifun, sehingga kebutuhan untuk tempat-tempat evakuasi sangatlah perlu dan mendesak.

Situasi di tempat evakuasi pastinya sulit untuk menghindari keramaian dan kerumunan banyak orang. Pasalnya, tempat-tempat itu dibangun untuk kebutuhan massal.

Di satu pihak, evakuasi ini bertujuan untuk melindungi banyak orang di satu tempat yang aman. Tetapi di pihak lain, ini bisa menjadi resiko besar bila menimbang situasi pandemi yang sedang terjadi.

Selama pandemi, pemerintah menghendaki agar menjauhi keramaian dan kerumunan agar tidak terjangkit virus korona. Tetapi taifun bisa mengubah situasi. Ini bisa memaksa orang untuk berada dalam kerumunan dan keramaian di tempat-tempat evakuasi.

Tentunya, kehadiran taifun ini menambah beban yang sementara dipikul oleh pemerintah Filipina. Pada satu sisi, Filipina sementara memikul beban pandemi korona. Di saat pemerintah sementara berjuang melawan dan menangani pandemi ini, satu persoalan besar lain muncul. Taifun Ambo.

Kehadiran taifun ini mengingatkan taifun-taifun lain yang akan muncul. Biasanya dari bulan juni hingga akhir Oktober, taifun demi taifun kerap datang ke wilayah Filipina.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun