Mohon tunggu...
Gobin Dd
Gobin Dd Mohon Tunggu... Peminat kata

Menulis adalah kesempatan untuk membagi pengalaman agar pengalaman itu tetap hidup.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Kabar Gembira dari Presiden UEFA untuk Fans Liverpool

7 April 2020   21:30 Diperbarui: 7 April 2020   21:44 101 17 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kabar Gembira dari Presiden UEFA untuk Fans Liverpool
Sumber foto Rappler.com

Semenjak penundaan kompetesi pada level domestik dan Eropa karena wabah virus Corona, pelbagai pendapat menyeruak ke permukaan. Benang merah dari aneka pendapat itu mengenai kelanjutan setiap kompetesi.

Wabah virus Corona yang masih menghantui Benua Eropa pada umumnya membuat banyak pihak kesulitan untuk memastikan kapan waktu yang tepat untuk kembali berkompetesi.

Boleh saja, tiap Liga menentukan waktu resume-nya kompetesi. Tetapi semuanya itu tetap bergantung pada kondisi riil di tengah masyarakat. Makanya, keputusan terbaik mesti diambil.

Tentunya, setiap keputusan memiliki konsekuensi masing-masing. Melanjutkan atau menghentikan kompetesi bisa beresiko. Resiko itu bukan hanya pada kompetesi itu sendiri, tetapi juga setiap klub yang terlibat dalam kompetesi tersebut.

Untuk sementara ini, seperti yang pernah disampaikan oleh pelatih Liverpool, Jurgen Klopp bahwa penanganan Covid-19 lebih penting daripada sepak bola. Sepak bola memang bisa ditunda. Keselamatan manusia harus menjadi prioritas untuk saat ini.

Meski demikian, pastinya tidak sedikit yang merindukan sepak bola dengan segala nuansanya. Selain pertanyaan tentang kapan pandemi Corona berakhir, pastinya para suporter juga mempunyai pertanyaan lain tentang kapan sepak bola kembali dilangsungkan.

Terlepas dari situasi yang sedang terjadi saat ini, Liverpool sekiranya sudah berpesta merayakan trofi Liga Inggris. Kalau saja, kompetesi Liga Inggris tidak dihentikan sementara waktu, publik Anfield sudah merayakan pesta setelah penantian 30 tahun puasa trofi Liga Inggris. Namun tak disangka, situasi memaksa Liverpool untuk bersabar sekian waktu.

Secara matematis, Liverpool kemungkinan besar meraih trofi Liga Inggris. Tim peringkat ke-2, Manchester City harus merelakan trofi ke tangan Jurgen Klopp dan anak-anak asuhnya.

Bukan tidak mungkin, sebagian fans sepak bola juga sepakat kalau Liverpool adalah juara Liga Inggris musim 2019-2020.

Pasalnya, jarak 25 poin dengan Manchester City terlihat sulit dikejar saat kompetesi hanya menyisakan 8 pertandingan. Dengan ini, Liverpool semestinya membutuhkan dua kemenangan guna memastikan diri peraih trofi Liga Inggris musim ini.

Peluang Liverpool menjadi juara Liga Inggris juga diamini oleh presiden badan sepak bola Eropa (UEFA), Aleksander Caferin.

Melansir berita dari Goal.com (7/4/2020), Alexander Caferin menilai kalau tidak ada alasan yang menghalangi Liverpool menjadi juara Liga Inggris musim ini. Caferin juga menambahkan bahwa entah Liga Inggris dilanjutkan ataukah tidak, Liverpool tetaplah peraih trofi premier league musim ini.

Yah, wabah virus Corona menjadi batu sandungan bagi Liverpool meraih trofi Liga Inggris. Karena wabah ini, belum jelas kapan sekiranya kompetesi Liga Inggris kembali berlangsung.

Di balik situasi ini, mencuat pendapat untuk mengakhiri kompetesi tanpa adanya juara. Kalau keputusan ini diambil, dengan ini Liverpool harus menanti semusim untuk kembali mengejar trofi Liga Inggris.

Kalau skenario ini yang dimainkan di kompetesi Liga Inggris, saya yakin banyak pihak yang  menolak. Alasannya, pencapaian Liverpool terlihat jelas dan meyakinkan kalau mereka patut keluar sebagai juara.

Liverpool patut optimis untuk saat ini. Betapa tidak, salah satu pihak yang berperan dalam mengambil keputusan itu memihak kepada Liverpool.

Ya, presiden UEFA menjadi salah pihak yang juga terlibat dalam menentukan kompetesi domestik.

Kepada "Ekipa," salah satu publikasi Slovenia, Presiden UEFA menyampaikan bahwa kalau kompetesi kembali dimainkan, Liverpool secara pasti memenangkan trofi Liga Inggris.

Tetapi kalau kompetesi tidak dilanjutkan, menurut presiden UEFA itu, harus mencari cara untuk menetapkan juara. Presiden UEFA  juga tidak melihat kalau Liverpool tidak keluar sebagai juara.

Dukungan Presiden UEFA merupakan berita bagus bagi Liverpool. Penantian selama 30 tahun akan tertebus. Upaya dan kerja keras selama musim ini akan segera terbayar.

Saya kira menjadikan Liverpool sebagai juara tidak berlebihan. Pencapaian anak-anak asuh Jurgen Klopp memang luar biasa. Dari 29 laga, Liverpool berhasil meraih 27 kemenangan, 1 seri dan 1 kali kalah.

Dengan pencapaian itu, Liverpool berhasil berada di peringkat pertama dan itu menjadi jalan keluar sebagai juara Liga Inggris musim ini.

VIDEO PILIHAN