Mohon tunggu...
Doni Febriando
Doni Febriando Mohon Tunggu... Kompasianer Newbie

Hanya seseorang yang biasa-biasa saja tapi telah menemukan kebahagiaan.

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Pilihan

Operasi Gizi ala Bung Karno Ini Layak Diterapkan Jokowi dan Terawan saat Pandemi Covid-19

20 Juni 2020   17:15 Diperbarui: 20 Juni 2020   17:06 142 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Operasi Gizi ala Bung Karno Ini Layak Diterapkan Jokowi dan Terawan saat Pandemi Covid-19
www.belitung.tribunnews.com

Wijayanto selaku Direktur Center for Media and Democracy LP3ES mengkritik keras pemerintahan Jokowi dalam penanganan efek domino wabah Covid-19. 

Menurut Wijayanto, pemerintahan Jokowi telah melanggar Pembukaan UUD 1945, Pasal 27 Ayat 2 dan Pasal 24 Ayat 1, 2 dan 3 UUD 1945 karena Yuli meninggal dunia pada tanggal 20 April 2020 kemarin. Yuli merupakan warga biasa yang beralamt di kota Serang, Banten.

Lalu apa hubungan Yuli dengan pemerintah? Menurut direktur LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial) itu, Yuli meinggal ialah karena pemerintah gagal menangani efek domino wabah Covid-19, sehingga mengakibatkan Yuli menderita kelaparan. Bahkan, seperti yang diberitakan Kompas.com, warga Serang, Banten, itu  dikabarkan meninggal dunia pada tanggal 20 April 2020.

Wijayanto dalam sebuah diskusi mengatakan pemerintahan Jokowi adalah sebuah ironi. Kasus kematian Yuli akibat kelaparan terjadi bersamaan dengan langkah pemerintah menggelontorkan uang bansos Rp. 405 T untuk menanggulangi efek pandemi Covid-19.

Direktur Center for Media and Democracy LP3ES tersebut menilai kasus kematian Yuli itu tidak akan terjadi jika bantuan dari pemerintahan Jokowi tepat sasaran dan tepat waktu. Kasus kematian Yuli adalah efek tidak efektifnya penyaluran bansos dari pemerintah ke warga negara. Dinilai terlalu panjang alur birokrasinya dan rawan ada penumpang gelap di rantai birokrasi penyalurannya.

Yuli usia 43 tahun meninggal dunia pada hari Senin (20/4/2020) usai kelaparan dan tak makan selama dua hari. Yuli dan keluarganya terpaksa hanya meminum air galon untuk mengganjal perut lapar mereka. Suaminya yang berprofesi sebagai pemulung terpaksa berhenti bekerja karena wabah virus corona mulai melanda Indonesia.

Kasus kelaparan yang dialami keluarga kecil Yuli, bahkan mengakibatkan Yuli sendiri tewas, sebenarnya jamak terjadi di era pandemi Covid-19 saat ini. 

Virus corona memang mengguncang ekonomi sehingga banyak perusahaan merumahkan sementara, dan sebagian lagi melakukan PHK karyawannya, hal itu tentu berpotensi membuat kelaparan dimana-mana.

Bahkan menurut data Talent and Learning Solutions Asia Pacific, jumlah perekrutan pekerjaan menurun di seluruh dunia, bahkan di China dan Italia sebagai duo negara yang paling terdampak pandemi Covid-19, angka rekrutmen pekerjaan sudah di angka minus 45. Angka minus itu bisa dibaca lebih banyak memecat karyawan daripada menerima karyawan.

Menghadapi situasi kelesuan ekonomi akibat pandemi ini, menurut saya ada baiknya Presiden Jokowi yang mana kader PDI-P belajar pada Bung Karno

Di masa lalu bangsa kita juga pernah mengalami ancaman kelaparan dimana-mana. Lalu Bung Karno pun mencanangkan revolusi menu makan. Jika dulu untuk operasi pemberantasan buta gizi, untuk zaman sekarang untuk operasi pemberantasan kurang gizi akibat pandemi..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN