Mohon tunggu...
Domi Maghu
Domi Maghu Mohon Tunggu... Menulis adalah senjata terbaik mengungkap kemunafikan.

Saya adalah seorang mahasiswa ilmu administrasi negara. Saat ini sedang menyelesaikan studi di kota malang.

Selanjutnya

Tutup

Politik

Akhir perang dagang dan Runtuhnya Hegemoni Amerika Serikat

10 April 2020   18:37 Diperbarui: 11 April 2020   18:37 175 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Akhir perang dagang dan Runtuhnya Hegemoni Amerika Serikat
1586518224612-5e9059e3d541df42f619fbd2.jpg



Sejak perang dunia II berakhir, amerika serikat di tetapkan sebagai pemenang, akibatnya adalah dunia harus taat pada hegemoni Amerika, banyak negara yang coba melawanpun di habisi tanpa ampun oleh amerika serikat.

Amerika Serikat merupakan arsitek dalam sistem politik global. Mulai dari pembentukan organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Dewan Keamanan PBB, bahkan sistem keuangan internasional dengan pembentukan badan Bank Dunia dan International Monetary Fund. Dari segi pertahanan, kekuatan Amerika Serikat juga digabungkan dalam organisasi NATO (North Atlantic Treaty Organization) yang melibatkan anggota lain dari negara-negara Eropa hingga Turki.

Perang dagang dengan China di nilai sebagai perang Dunia III yang akan di tentukan pemenangnya oleh dunia, banyak negara yang di seret dalam perang dagang tersebut termasuk indonesia, surplus produk hasil produksi besar-besaran ini akan memaksa negara-negara yang ada di bawah kendali dua negara tersebut harus menginfornya.

Perang macam ini jelas baru sama sekali di mana sebelumnya perang banyak di lakukan dengan senjata. Banyak prediksi bahwa Covid-19 adalah senjata biologis, atau berargumen bahwa ini masih bagian dari perang dagang amerika serikat.

Lalu apakah ini akhir? Jelas ini tidak bisa di katakan akhir sebab amerika sebagai negara super power tidak akan begitu saja menyerah dan kemungkinan akan berlanjut dengan perang bersenjata sebagai pilihan terakhir, atau bahkan melepas Virus lagi untuk menghancurkan China (boss mardigu youtobe). Namun yang perlu di ingat adalah posisi negara-negara yang selama ini ada di bawah tekanan Amerika Serikat apakah akan bisa tetap membela Amerika atau bahkan sebaliknya mendukung China mengakhiri Hegemoni Amerika Serikat.

VIDEO PILIHAN