Iwan Berri Prima
Iwan Berri Prima

Dibesarkan di pulau Sumatera (Jambi), pernah kuliah di IPB Bogor dan saat ini tinggal di Kota Tanjungpinang mengabdi sebagai PNS di Bintan, Kepulauan Riau.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Salah Kaprah Jabatan Dokter Hewan

10 Agustus 2017   16:46 Diperbarui: 10 Agustus 2017   17:14 262 1 0
Salah Kaprah Jabatan Dokter Hewan
Dok.pribadi

Bagi aparatur pemerintahan kita sering mendengar yang namanya pangkat ,golongan dan jabatan. Ketiga hal ini semuanya berbeda. Untuk pangkat dan golongan, sudah jelas setiap SK selalu disebutkan dan biasanya tiap periode tertentu akan mengalami perubahan.

Sedangkan untuk jabatan, saat ini PNS mengenal ada jabatan fungsional , jabatan pelaksana dan jabatan struktural.

Berdasarkan permenpan nomor 25 th 2016 jabatan pelaksana dahulunya adalah sebutan untuk jabatan staf. Saat ini tidak ada lagi jabatan staf dikantor pemerintahan. Yang ada adalah jabatan pelaksana tertentu (tergantung kualifikasi pendidikan dan tupoksi kerja).

Jadi kalo ada teman anda seorang PNS dan ditanya jabatannya apa dan dijawab adalah staf, maka anda perlu curiga, jangan jangan tidak faham apa yang mesti dikerjakan dikantornya. Hehe. Ini dilema juga sih, saat ini masih banyak PNS yang tidak cocok (baca: masuk kriteria) yang diuraikan di permenpan itu. Contohnya ada pns yang lulusan SMP, sedangkan lulusan minimal utk seluruh jabatan adalah lulusan SMA. terus mau dikemanain tuh kolega kolega kami yg lulusan SMP? Jd wajar jika penerapan peraturan itu belum sepenuhnya diterapkan.

Untuk dokter hewan, rasanya salah kaprah jika ada PNS dokter hewan yang ditanya jabatannya apa? Lantas menjawab jabatan dokter hewan. Yang benar adalah jika anda seorang lulusan dokter hewan dan masih staf (bukan fungsional) maka jabatan anda yang tepat adalah pengelola .... (baca lagi permenpan). Ada banyak yg bisa dimasukkan. Sesuai dengan kerjaan anda saat ini. Contoh jabatan pengelola kesehatan ternak besar, kecil dan unggas. Dll

Nah.. jika anda mengambil fungsional, maka jabatannya masuk fungsional tertentu dan jabatan fungsiobal (jabfung) anda adalah jabfung medik veteriner (jika tupoksinya dalam ranah pertanian). Kalo ranah perikanan bisa jabfung anda adalah phpi pengendali hama dan penyakit ikan. Beda lagi jika di ranah konservasi satwa. 

Tapi terus terang, ini menurut saya salah kaprah, namanya medik veteriner harusnya bersifat universal. Artinya bisa kemana saja asal berkenaan dengan medis kesehatan hewan. Hewannya hewan apa saja. Tapi ternyata, jabfung medik veteriner dibatasi hanya ranah dibawah kementerian pertanian. Dalam uraian tugasnya tidak menyentuh yg namanya ikan. Kecuali bakso ikan. Hehe..

Yaaa..begitulah profesi ini..unik ! Dan membanggakan....