Mohon tunggu...
Dofran Winner Luhulima
Dofran Winner Luhulima Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

mengembara dalam hutan kata, menyelam dalam lautan makna...

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Goresan Pena

2 Mei 2021   09:00 Diperbarui: 2 Mei 2021   09:09 159
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Derap deras menyongsong gerbang.

Penuh asa menyambut suasana.

Songsong jiwa-jiwa dalam asa tunggal.

Rindu akan goresan kapur.

Simak khotbah penuh hikmat.

Berucap ulang tanpa sadar mulanya.

Hanya bermodal asa, ya hanya asa.

Mencapai hakikat dari goresan pena.

Bergantian sandang hingga semua tak terasa.

Berjalan dengan asa yang menguat.

Menuju satu arah, Tebusan Perjuangan !!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun