Mohon tunggu...
Dizzman
Dizzman Mohon Tunggu... Freelancer - Public Policy and Infrastructure Analyst

"Uang tak dibawa mati, jadi bawalah jalan-jalan" -- Dizzman Penulis Buku - Manusia Bandara email: dizzman@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Wisata Jembatan, Mengasyikkan namun Membahayakan

21 Mei 2018   18:29 Diperbarui: 21 Mei 2018   18:44 875
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sunset di Jembatan Ampera (Dokumentasi Pribadi)

Saat ini obyek wisata tak terbatas hanya lokasi atau tempat tertentu saja. Apapun yang bentuknya unik dan menarik untuk dipandang dapat menjadi obyek wisata dengan sendirinya. 

Desain infrastruktur modern seperti jalan dan jembatan membentuk pola yang indah untuk menjadi latar obyek foto atau bahasa kerennya instagrammable. Masih ingat kan ketika gerbang tol Salatiga jadi viral karena berlatar Gunung Merapi?

Jembatan Barelang (Dokumentasi Pribadi)
Jembatan Barelang (Dokumentasi Pribadi)
Di Indonesia jembatan juga menjadi obyek wisata tersendiri. Beberapa jembatan di desain model gantung dengan kabel baja menopang pilar jembatan yang ditautkan oleh satu atau dua tiang penyangga yang kokoh menghujam bumi dan tinggi menjulang langit. 

Model-model tersebut diterapkan antara lain di Jembatan Suramadu, Jembatan Barelang, Jembatan Barito serta dua jembatan yang baru diresmikan yaitu Jembatan Merah Putih di Ambon dan Jembatan Soekarno di Manado.

Sunset di Jembatan Barito (Dokumentasi Pribadi)
Sunset di Jembatan Barito (Dokumentasi Pribadi)
Bentuk jembatan yang indah tersebut membuat orang jadi ingin berhenti sejenak mengambil gambar. Dulu sewaktu awal-awal dibuka, banyak orang nekat berhenti di tengah jembatan untuk mengambil gambar. 

Namun seiring dengan makin banyaknya kecelakaan aparat kepolisian dan Pemda melarang orang untuk berhenti di tengah jembatan. Jembatan harus steril dari benda-benda tak bergerak yang menghalangi jalan dan bahu jalan di sampingnya.

Peringatan Dilarang Parkir di Jembatan Soekarno (Dokumentasi Pribadi)
Peringatan Dilarang Parkir di Jembatan Soekarno (Dokumentasi Pribadi)
Sekarang triknya dilakukan dengan memperlambat kendaraan demi mengambil gambar sambil mengemudi atau melalui penumpang di sampingnya. Hal ini tentu membahayakan kendaraan di belakangnya, apalagi di jembatan tol yang memang harus benar-benar bebas hambatan. Belum lagi hambatan angin dari samping menyebabkan kendaraan labil bila berjalan perlahan karena mudah bergeser ditiup angin.

Jembatan Suramadu (Dokumentasi Pribadi)
Jembatan Suramadu (Dokumentasi Pribadi)
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah setempat membangun tempat khusus untuk mengambil gambar. Terkadang pihak swasta juga memanfaatkan momen tersebut dengan membangun resto atau tempat nangkring di sisi jembatan agar tampak jelas bentuknya dari samping. Jembatan Barelang dapat menjadi contoh baik penerapan hal tersebut.

Lokasi Tempat Mengambil Gambar Jembatan Barelang (Dokumentasi Pribadi)
Lokasi Tempat Mengambil Gambar Jembatan Barelang (Dokumentasi Pribadi)
Sebelum jembatan Barelang ada lokasi parkiran dan tempat mengambil foto di sisi kiri jalan dari arah kota untuk mengambil gambar. Sementara di sisi kanan ada restoran seafood yang juga menyediakan tempat untuk mengambil gambar. Setelah jembatan ada resto di sisi kiri jalan yang menyediakan parkiran dan tempat mengambil gambar.

Jembatan Merah Putih Ambnn (Dokumentasi Pribadi)
Jembatan Merah Putih Ambnn (Dokumentasi Pribadi)
Selain Barelang, tampaknya hanya jembatan Ampera saja yang menyediakan tempat untuk itu. Jembatan lain harus pintar-pintar mencari tempat yang aman untuk mengambil gambar. 

Paling aman biasanya saya meminta turun sementara supir tetap jalan, lalu memutar balik menjemput saya yang sudah selesai mengambil gambar. Kalau di Manado saya bisa mengambil gambar dari kapal yang mengantar ke Bunaken.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun