Mohon tunggu...
Diyouva Christa Novith
Diyouva Christa Novith Mohon Tunggu... Full Timer Fiscus & Part Timer Author

Lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN yang berkecimpung di Pemerintahan bidang keuangan. Memiliki hobi dalam menyalurkan pikiran dan ide dalam rupa tulisan.

Selanjutnya

Tutup

Hukum Pilihan

Jastip? Begini Cara Lepas dari Bea Cukai

17 Oktober 2019   10:30 Diperbarui: 17 Oktober 2019   10:34 0 2 0 Mohon Tunggu...

Akhir-akhir ini tren jasa penitipan mulai viral di media sosial, gimana tidak? Kita dengan mudahnya dapat membeli barang di luar negeri hanya dengan bantuan orang lain yang akan ke negara tersebut. Bermodalkan dengan tambahan biaya penitipan dan tanpa harus ke negara tersebut kita bisa memperoleh barang idaman kita dengan harga yang lebih rendah jika dibandingkan dengan harga di dalam negeri atau barang tersebut hanya ada di luar negeri. Barang titipan tersebut dibawa secara hand-carry oleh orang yang menawarkan jasa penitipan barang untuk kemudian dikirim ke konsumen yang memesan.

Namun beberapa hari ini ada banyak kasus jastip yang terjaring oleh Petugas Bea Cukai. Terhitung dari bulan Januari 2019 hingga 25 September 2019 ada sekitar 422 kasus pelanggaran dengan nilai total mencapai 28,05 Milyar. Hal ini dikarenakan adanya upaya-upaya yang dilakukan oleh penyedia jasa titipan yang melanggar peraturan pemerintah terkait barang bawaan penumpang yaitu Peraturan Menteri Keuangan nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpan dan Awak Sarana Pengangkut. Lalu sebenarnya bagaimana caranya agar terlepas dari Petugas Bea Cukai. Berikut langkah-langkahnya:

1. Pastikan anda menyimpan semua bukti belanja anda ketika berada di luar negeri. Dokumen tersebut digunakan sebagai bukti kuat kepada Pejabat Bea Cukai terkait total nilai barang yang anda bawa sehingga Pejabat Bea Cukai tidak bisa menggunakan wewenangnya untuk menetapkan nilai barang bawaan anda. Hal ini menghindari adanya penetapan oleh Pejabat Bea Cukai dengan nilai yang lebih tinggi dari nilai barang seharusnya yang anda bawa.

2. Beritahukan barang bawaan yang ada bersama anda ketika bertemu dengan Petugas Bea Cukai. Hal ini tertera pada PMK 203/PMK.04/2017 bahwa barang impor yang dibawa oleh penumpang wajib diberitahukan kepada Pejabat Bea Cukai. Pemberitahuan tersebut dapat dilakukan secara tertulis melalui Customs Declaration atau Pemberitahuan Impor Barang Khusus. Dengan melakukan pemberitahuan anda tidak akan dianggap melakukan tindakan penyelundupan atau pemasukan barang secara illegal.

3. Untuk setiap orang dalam sekali kedatangan diberikan fasilitas pembebasan bea masuk jika barang yang dibawa tidak lebih dari USD 500 (Lima Ratus United States Dollar). Bukti belanja yang disimpan menjadi bukti kuat di depan Pejabat Bea Cukai sehingga dapat terbebas oleh pungutan bea masuk jika nilai barangnya tidak melebihi USD 500 per orang dalam setiap kedatangan.

4. Jika nilai barang yang anda bawa melebihi USD 500, maka anda wajib membayar bea masuk sebesar sepuluh persen dari nilai barang setelah dikurangi USD 500 yang merupakan fasilitas pembebasan bea masuk.

5. Setelah melakukan pembayaran, anda akan menerima bukti bayar dari Pejabat Bea Cukai dan dapat pergi membawa barang anda tersebut.

 Jadi sudah paham kan bagaimana caranya berhadapan dengan Pejabat Bea Cukai? Tentunya berburu barang limited edition atau barang murah memang memiliki kepuasan tersendiri namun alangkah baiknya jika kita tidak menyampingkan hukum atau aturan yang berlaku. Jangan sampai niatnya hanya untuk kesenangan atau hobi semata tapi malah berurusan dengan hukum, akan jadi repot nantinya.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x