Bola Pilihan

Andrea Poli Kembali Mengalami Cedera

12 Februari 2019   14:08 Diperbarui: 18 Februari 2019   15:08 14 0 0

Mungkin dari kita semua pernah mengalami cedera pada bagian tumit, seperti yang dialami oleh pesepakbola asal Italia yang bernama Andrea Poli. Apalagi cedera tersebut benar-benar membuat aktivitas kita terganggu, untuk mengetahui cara penangannya kita lihat yuk pengalaman dari sang pemain yang di kutip dari situs prediksi bola sundul.com.

Pemain sepak bola asal Italia, Andrea Poli yang saat ini memperkuat klub Bologna harus menerima kenyataan pahit. Dimana dirinya kembali mengalami cedera, dan kali ini di bagian tumit  sang pemain saat memperkuat timnya melawan Parma. Ini merupakan sebuah kesialan baginya yang baru menjalani beberapa laga di musim ini bersama I Rossoblu.

Hal itulah yang membuat harapannya pupus begitu saja, karena dirinya ingin menunjukkan peningkatan kuliatasnya di tim. Dikabarkan langsung oleh pihak klub dengan hasil dari tim medis, bahwa pemain berusia 28 tahun tersebut mengalami cedera tumit pada kaki kirinya. Maka dari itu, Andrea Poli harus diistirakan secara total di beberapa pekan kedepan.

Cedera Pada Tumit Kaki pemain asal Italia ini memang terbilang cukup serius, namun Poli meminta tidak untuk melakukan operasi melainkan secara tradisional. Biasanya dalam pengobatan tradisonal membutuhkan waktu yang lama, namun tidak memiliki efek apapun ketika pulih kembali. Berbeda dengan melakukan operasi bisa berdampak negatif di kemudian.

Seperti yang kita ketahui, sejak kedatangan Andrea Poli dari AC Milan memang pemain satu ini memiliki masalah dengan cedera. Meski hanya baru beberapa laga yang dijalani olehnya untuk membela Bologna di musim baru ini. Untuk itu, tim medis klub akan melakukan pencarian informasi untuk melakukan pengobatan secara tradisional, seperti yang diminta pemainnya.

Olahraga apapun tentunya memiliki resiko seperti cedera yang diibaratkan bayangan bagi atlet, yang bisa menimpanya kapanpun dan dimanapun. Tanpa bisa ketahui itu terjadi, meski seorang atlet di juluki sebagai Pemain Sepak Bola Yang Jarang Cedera sekalipun. Pastinya akan mengalami hal tersebut dan melakukan tahap-tahap penyembuhannya.

cedera-tumit-kaki-5c6a685d677ffb4b565a9042.jpg
cedera-tumit-kaki-5c6a685d677ffb4b565a9042.jpg

Menangani Cedera Tumit Andrea Poli Hingga Sembuh

Sangatlah wajar, jika para pemain sepak bola selalu melakukan gerakan-gerakan yang membuat tumit terbebani. Khususnya di ligamen yang berada di samping luar atau Anterior Talo Fibulat Ligament (ATFL). Seperti Cedera Yang Dialami Pemain Sepak Bola satu ini, Andrea Poli ketika dirinya berlari dengan kencang saat mengelola bola dan melakukan berhenti mendadaka atau memutaskan badan untuk menggocek lawan.

Yang membuat dirinya mampu melepaskan umpan secara terukur atau melakukan tembakan keras. Dengan gerakan tersebutlah tumit terbebani sehingga memberikan dampak cedera bagi sang pemain itu sendiri, karena salah pergerakan. Selain itu juga, dengan tackling kerasa dari pemain lawan yang mengarah di bagian tumit, sehingga memiliki resiko cedera serius.

Para tim medis klub pun menangani cedera Andrea Poli dengan cara fisioterapi, dan untuk menjalani proses pemulihannya harus menggunakan metode PRICER. Meski sebagain para penikmat sepak bola di seluruh dunia tidak mengetahui metode PRICER tersebut seperti apa. Seperti rangkuman singkat dibawah ini:

  • Protecion atau Proteksi

Salah satu Cara Mengobati Cedera Tumit Kaki harus menggunakan brace atau tapping agar tidak memperparah cederanya. Sehinnga tumit diberikan perlindungan yang bisa mempercepat proses penyembuhan.

  • Rest atau Istirahat

Ini sangat penting bagi pemain bola yang mengalami cedera tumit, dengan melakukan istirahat secara total. Maka nyeri di bagian cederanya akan berkurang dan proses pemulihannya pun akan berlangsung dengan cepat dan baik.

  • Ice atau Es Batu

Pengkompresan dengan menggunakan es batu yang sudah terbungkus kain, tentunya akan mengurangi efek inflamasi atau pembengkakan. Sehingga pembuluh darah pada bagian tumit yang melabr akan kembali tertutup.